DLHK Gandeng Komunitas untuk Pertahankan Ruang Terbuka Hijau di Denpasar
Kepala Dinas LHK Kota Denpasar, Ketut Wisada mengaku pihaknya akan berupaya mempertahankan ruang hijau minimal 30 persen.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Kota Denpasar diserbu oleh berbagai pendatang.
Banyak lahan beralih fungsi menjadi perumahan, tak terkecuali kawasan terbuka hijau.
Oleh sebab itu, diperlukan sebuah komitmen untuk tetap menjaga ruang terbuka hijau ini agar tetap bertahan.
Kepala Dinas LHK Kota Denpasar, Ketut Wisada mengaku pihaknya akan berupaya mempertahankan ruang hijau minimal 30 persen.
Sehingga pihaknya menggandeng komunitas untuk bisa tetap mempertahankannya.
"Kita lakukan secara berkolaborasi, khususnya dalam mempertahankan ruang terbuka hijau agar masih 30 persen," katanya.
• Kisah RR Istiati Wulandari Menurunkan Hujan, Harus Minum Banyak Air dan Diam dalam Kamar
• Empat Godel di Desa Bungamekar Mati Penuh Luka, Ada Yang Organ Tubuh Hingga Jeroannya Hilang
Menurutnya kolaborasi pemerintah dengan komunitas ini dapat menguatkan lingkungan dan berdampak pada meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.
Ia pun mengajak Tim Komunitas Hijau dengan melaksanakan Festival Kota Hijau pada Rabu (18/9/2019) di Tukad Bindu, Kesiman.
Kegiatan ini juga disertai dengan peluncuran buku PPT Denpasar, serah terima bantuan CSR berupa motor TVS Kargo Sampah dan penyerahan penghargaan kepada pemenang Lomba Desa Kelurahan Hijau yang diperoleh oleh Kelurahan Kesiman.
Ia juga mengajak partisipasi masyarakat untuk ikut menjaga ruang terbuka hijau.
• Basarnas Bali Gelar Latihan SAR Daerah Selama 2 Hari, Ini Fokus Latihannya
Sementara itu, Ketua Forum Komunitas Hijau Kota Denpasar, Catur, berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan.
Tujuannya untuk menjaga ruang terbuka hijau.
“Kami berharap kegiatan ini terus dilaksanakan,” katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/serah-terima-bantuan-csr-berupa-motor-tvs-kargo-sampah-dalam-festival-kota-hijau.jpg)