10 Tanda bahwa Anda Terjebak dalam Hubungan yang Tak Bahagia
Dari pengalaman psikoterapis Ross Grossman, mayoritas pasangan memperdebatkan tiga hal, yakni uang, seks, dan kekuasaan
“Damai itu baik, ketenangan itu baik, tetapi takut menghadapi perselisihan bisa menghancurkan hubungan,” katanya.
Meski pasangan kita sulit mengontrol emosi, jangan takut mengutarakan pendapat. Terkadang, orang menghindari pertengkaran dengan pasangan karena mereka percaya harus menjadi sempurna.
6. Kita atau pasangan tak punya selera humor
Humor sangat penting dalam pernikahan karena tawa akan mendatangkan kebahagiaan dalam rumah tangga.
Terkadang, hal-hal remeh seperti kentut di depan pasangan atau perbedaan perspektif bisa menjadi sumber tawa.
Menurut Grossman, hal tersebut justru membuat kita dan pasangan sadar bahwa kita adalah manusia yang dapat berbuat salah.
Jika segala sesuatu dipandang serius, justru akan menyebabkan kekacauan dalam pernikahan. Kurangnya humor akan menyebabkan pernikahan tidak bahagia.
• Indonesia Bakal Bertemu Tim-tim Besar di Putaran Final Piala Asia 2020
• Agar Tak Hirup Debu Polusi, Perhatikan Cara Menggunakan Masker
7. Tak mampu menerima kritik
Tidak ada yang suka menerima kritik. Namun, ketidakmampuan untuk mendengar kritik hanya menunjukkan citra diri yang sangat goyah.
Pada kenyataannya, hal ini menunjukkan kurangnya humor dan kurangnya kesadaran bahwa manusia bisa berbuat salah.
Bagaimanapun, berbuat salah adalah manusiawi. Jika kita tidak dapat menerima kritik, maka kita tidak bisa tumbuh lebih baik dan menemukan solusi untuk menyelesaikan masalah.
8. Pasangan tak mau bertanggung jawab atas kesalahannya
Pada tahap tetentu, perdebatan yang terjadi adalah kontribusi dari kedua pihak.
Hal yang wajar jika pertengkaran terjadi dalam pernikahan.
Jika ada sesuatu yang terasa salah, maka katakanlah dan berbuatlah sesuatu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-pernikahan_20150806_162959.jpg)