Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berkhasiat Haluskan Kulit dan Samarkan Kerutan, Madu Kele Dikembangkan jadi Sabun Kecantikan 

Ini bahannya sebagian besar dari alam, murni dari madu dan propolis lebah kele. Sehingga sangat aman dan sehat untuk kulit

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Wanita dari kelompok Sari Amertha, Desa Aan, Kamis (26/9/2019) mengembangkan pembuatan sabun berbahan madu dan propolis kele, Jumat (27/9/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Aroma lavender langsung tercium ketika masuk ke ruang produksi sabun kelle di Banjar Petapan, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.

Beda seperti sabun pada umumnya, sabun yang diproduksi oleh wanita-wanita yang tergabung dalam Kelompok Sari Amertha tersebut dibuat dengan bahan madu serta propolis lebah jenis Trigona Sp.

Meski masih termasuk industri UMKM, pembuataam sabun berbahan madu dan propolis kele ( lebah Trigona Sp) tampak sudah sangat steril.

Pembuatan dilakukan dalam ruangan tertutup, dan pembuatnya pun menggenakan pakaian khusus.

Industri tersebut sudah berdiri sejak akhir tahun 2017 lalu.

Ananda Badudu Sudah Dilepas Polisi, Mengaku Hanya Diperiksa Sebagai Saksi

Wawan Hendrawan Dipanggil Timnas - Jangan Khawatir, Ada Samuel Reimas!

Ide pembuatan sabun tersebut, diiniasi pertama kali oleh pasangan suami istri, I Gede Santiastawa dan Luh Putu Ida Harini yang juga dosen di Universitas Udayana.

Kedua dosen asal Desa Aan tersebut, mencoba membudidayakan lebah kele dan mengolah madu dan propolisnya menjadi sabun yang memiliki nilai jual.

"Saudara saya itu (Gede Santi Astawa) baca-baca literatur, dan terus mencoba sampai akhirnya bisa memproduksi sabun," ungkap Ketua Kelompok Sari Amertha, Komang Desi Wiriantini, Jumat (27/9/2019).

Setelah berhasil membuat sabun itu, terpikirkanlah ide untuk mengembangkan usaha tersebut.

Lalu dibentuklah kelompok Sari Amertha, dan mulai mencoba memproduksi sabun ini dengan cara anggaran seadanya.

Semua Bangunan di Jatiluwih Tak Berizin, Warisan Budaya Dunia Terancam Dicabut

Dinikahi Bule, Artis Ini Mengaku Tak Pernah Diberi Uang Bulanan Selama 9 Tahun

Sampai akhirnya, kelompok ini berhasil terpilih menjadi salah satu penerima bantuan Program Pengusaha Pemula Perbagasis Teknologi dari Kemenristekdikti.

Dengan dana bantuan teraebut, kelompok yang terdiri dari warga lokal setempat ini, juga mulai mengembangkan budi daya lebah kelle (Trigona SP) di lahan milik Komang Desi seluas sekitar 1 hektar.

Lahan tersebut dibuatkan koloni, sebagai sarang lebah. Di sekitarnya lalu ditanami berbagai tumbuhan bunga berwarna warni yang disenangi oleh lebah.

"Kami juga budidayakan kelle itu, untuk bahan sabun. Tapi saat ini budidaya ini belum berkembang, kami baru memulai. Bahan baku untuk sabunnya kami masih harus membeli," ujarnya.

Untuk mendapatkan bahan baku madu kele, ia harus mendatangkannya dari daerah lain, seperti dari Tabanan dan di Magelang, Jawa Tengah.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved