Mengurai Pemikiran dan Gagasan Johann Wolfgang von Goethe: Pujangga Jerman Terbesar
Berthold Damshäuser akan memberi gambaran tentang pemikiran dan gagasan Goethe dalam program Dialog Sastra #67 di Bentara Budaya Bali (BBB)
Pada tahun 1819 ia mempublikasikan kumpulan puisi yang legendaris, yaitu West-Östlicher Diwan (Diwan Barat-Timur), sebuah bukti monumental untuk kecintaannya kepada dunia Timur, termasuk nilai-nilai humanis agama Islam.
Berbeda dengan Rudyard Kipling yang mengemukakan west is west, east is east, never the twain shall meet; Goethe percaya bahwa Barat dan Timur bukan sesuatu yang bulat dan definitif sehingga pergaulan, pertemuan, dialog, dan pergumulan antara keduanya bukan saja mungkin, melainkan justru harus serta membawa hikmah.
Berthold Damshäuser
Lahir 1957 di Wanne-Eickel, Jerman.
Sejak 1986 mengajar bahasa dan sastra Indonesia di Institut für Orient und Asienwissenschaften (Lembaga Kajian Asia) di Universitas Bonn.
Pemimpin redaksi Orientierungen, sebuah jurnal tentang kebudayaan-kebudayaan Asia.
Penerjemah puisi Jerman ke bahasa Indonesia dan puisi-puisi Indonesia ke bahasa Jerman.
Penyunting antologi puisi Indonesia dan Jerman (bersama Ramadhan K.H.).
Bersama Agus R Sarjono menjadi editor Seri Puisi Jerman yang terbit sejak tahun 2003.
Anggota Komisi Jerman-Indonesia untuk Bahasa dan Sastra yang didirikan pada tahun 1997 atas petunjuk Kanselir Jerman dan Presiden Republik Indonesia.
Pada tahun 2010 ia dipilih Kementerian Luar Negeri RI menjadi Presidential Friend of Indonesia.
Redaktur Jurnal Sajak ini menulis kolom bertemakan bahasa untuk majalah Tempo dan kajian sastra untuk Jurnal Kritik serta forum ilmiah.
Karya terbarunya, Sprachfeuer (2015), merupakan antologi besar terjemahan puisi Indonesia modern dalam bahasa Jerman.
Pada tahun 2014 dan 2015 ia menjadi anggota Komite Nasional Indonesia sebagai Tamu Kehormatan Pekan Raya Buku Frankfurt.
Pada tahun 2016 telah terbit bukunya Ini dan Itu Indonesia - Pandangan Seorang Jerman, sebuah bunga rampai tulisannya tentang bahasa, sastra dan budaya Indonesia.
Penerbit: Komodo Books, Jakarta.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/program-dialog-sastra-67-di-bentara-budaya-bali-bbb7.jpg)