PD Pasar Denpasar Harap Pengelolaan Pasar Badung Gunakan Sistem Kerja Sama Pemanfaatan

Ada dua opsi pengelolaan Pasar Badung yang bisa diambil oleh PD Pasar, yakni penyertaan modal atau kerja sama pemanfaatan.

PD Pasar Denpasar Harap Pengelolaan Pasar Badung Gunakan Sistem Kerja Sama Pemanfaatan
Tribun Bali/Putu Supartika
Suasana Pasar Badung beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Hingga kini, hibah Pasar Badung dari pusat belum juga turun.

Akan tetapi, PD Pasar sudah membuat rancangan atau kajian saat nanti hibah telah turun dan Pasar Badung resmi dikelola Pemkot secara legal.

Dikatakan Direktur Utama PD Pasar, IB Kompyang Wiranata, ada dua opsi pengelolaan Pasar Badung yang bisa diambil oleh PD Pasar, yakni penyertaan modal atau kerja sama pemanfaatan.

Namun pihaknya lebih condong kepada kerja sama pemanfaatan karena jika menggunakan opsi penyertaan modal otomatis akan kena beban penyusutan.

Pihaknya pun berharap pemkot maupun dewan menyetujui hal ini.

"Kajian internal kami dari sisi keuangan dan kelangsungan manajemen PD Pasar adalah kerja sama pemanfaatan, karena ketika diserahkan dengan penyertaan modal, artinya akan dibebani penyusutan. Dan ketika nanti sudah dihitung rugi laba perusahaan, efeknya pasti tidak bisa menyetor ke PAD karena perusahaan akan merugi dalam beberapa periode karena penyusutannya 5 persen," katanya.

Laka Maut di Tol Ngawi, Perwira TNI Letkol Iqbal Lahmadi dan Istrinya Tewas, Diduga Ini Penyebabnya

Total Hadiah Rp 60 Juta, Circle K Run 2019 Diikuti 2.000 Peserta

Ia mencontohkan, jika pendapatan kotor Rp 150 miliar dengan penyusutan 5 persen, maka nilainya hampir Rp 7.5 miliar.

Sehingga agar bisa tertutupi, pihaknya harus mengejar keuntungan bersih sebesar Rp 7.5 miliar.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved