Karhutla Meningkat 12 Kasus, 113 Hektare Lahan di Karangasem Terbakar

Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Karangasem mengalami peningkatan dibanding tahun lalu

Karhutla Meningkat 12 Kasus, 113 Hektare Lahan di Karangasem Terbakar
BPBD Jembrana
WASPADA KEMARAU - Petugas gabungan dan warga memadam api yang membakar lahan di Kecamatan Kubu dan Bebandem, Karangasem, Bali, Kamis (17/10/2019). Karhutla Meningkat 12 Kasus, 113 Hektare Lahan di Karangasem Terbakar 

"Pemadaman kami lakukan dengan cara manual karena kendaraan tak bisa naik," kata Arimbawa.

BPBD Karangasem telah mengeluarkan imbauan ke warga.

Pertama warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran untuk di kawasan hutan maupun di luar.

Kedua warga juga diimbau memantau lokasi yang berpotensi keebakaran.

Ketiga menyiapkan sarana dan prasarana untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menanggulangi kebakaran.

"Surat imbauan ini ditembuskan ke kecamatan, Dinas Sosial, Dinas Damkar, dan bupati," jelas dia.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem, I Ketut Mertadina mengungkapkan, pemadaman menggunakan alat seadanya seperti kayu, skop, dan sabit.

Ikuti Panduan Ini untuk Menikmati Hidup, Panjang Umur dan Bahagia

Petrus Golose Berharap Peran Masyarakat Ikut Menjaga Keamanan Bali

Pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran serta berapa jumlah kerugiannya.

"Personel pemadam kebakaran yang dikerahkan ke Banjar Poh sebanyak enam orang. Sedangkan ke Dukuh 13 orang dari Pos Abang dan Pos Karangasem," kata mantan Camat Selat ini.

Mertadina menjelaskan, terjadinya kasus kebakaran hutan dan lahan dipicu karena faktor alam.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved