Operasi Zebra Agung 2019 Target Tujuh Sasaran Ini, Polres Tabanan Terjunkan 90 Personel

olres Tabanan melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Zebra Agung 2019, 90 personel diterjunkan untuk melaksanakan operasi tersebut

Operasi Zebra Agung 2019 Target Tujuh Sasaran Ini, Polres Tabanan Terjunkan 90 Personel
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Kapolres Tabanan, AKBP I Made Sinar Subawa didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya saat memberikan keterangan seusai apel gelar pasukan Operasi Zebra Agung 2019 di Halaman Polres Tabanan, Tabanan, Bali, Rabu (23/10/2019). Operasi Zebra Agung 2019 Target Tujuh Sasaran Ini, Polres Tabanan Terjunkan 90 Personel 

Operasi Zebra Agung 2019 Target Tujuh Sasaran Ini, Polres Tabanan Terjunkan 90 Personel

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Polres Tabanan melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Zebra Agung 2019 di halaman Makopolres Tabanan, Tabanan, Bali, Rabu (23/10/2019).

Polres Tabanan menerjunkan 90 personel untuk melaksanakan operasi yang menyasar tujuh poin sasaran mulai 23 Oktober - 5 November 2019 mendatang.

Tujuh sasaran tersebut adalah masyarakat diimbau untuk gunakan helm SNI, jangan berkendara dalam keadaan mabuk atau kesadaran terganggu, anak di bawah umur dilarang membawa kendaraan, gunakan sabuk keselamatan untuk mengendara roda empat atau lebih, jangan menggunakan HP saat berkendara, jangan melawan arus lalu lintas, dan mengurangi batas kecepatan kendaraan.

"Ini merupakan awal dari pelaksanaan operasi ini. Bagi masyarakat yang tidak tertib akan dilakukan penindakan seperti penilangan dengan cara humanis, dan untuk yang tertib kami juga akan berikan reward, mungkin berupa pemberian helm atau bunga," kata Kapolres Tabanan, AKBP I Made Sinar Subawa, Rabu (23/10/2019).

KPPAD Bali Ucapkan Selamat, Bintang Puspayoga Jadi Perempuan Pertama dari Bali Menjabat Menteri,

Masalah Irigasi Berlarut-larut, Kelihan Subak Tohpati Sebut Pemprov Bali Tak Becus Atasi Kekeringan

Jumlah personel, sebut dia, gabungan dari polres dan polsek jajaran karena berlangsung di semua wilayah.

Harapannya, operasi yang berlangsung selama 14 hari ini bisa menciptakan kamseltibcar lantas lancar dan terjaga dengan baik.

Termasuk penurunan angka laka lantas di wilayah hukum Tabanan.

Sinar Subawa melanjutkan, bagi pengendara yang masih belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) akan didampingi dalam kepengurusannya.

Pendampingan itu dilakukan baik dalam uji teori maupun ujian praktek.

Terpilih Jadi Menteri, Bintang Puspayoga Jadi Catatan Bagi ASN untuk Tingkatkan Kualitas Diri

Kasus Koperasi Dana Asih Tunggu Audit, Korban Tak Punya Biaya Bayar Auditor

"Jadi, masyarakat yang akan memohon atau mengajukan SIM kami berikan pendampingan. Sehingga jangan khawatir, itu dijamin pasti lulus, karena kami akan berikan pendampingan serta edukasi agar nantinya pengendara ini mendapat pemahaman dan tertib berlalu lintas," tegasnya.

Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya sangat mengapresiasi Operasi Zebra Agung ini, karena tujuannya menindak pelanggar, meminimalisir maupun mengawasi, sehingga bisa menekan angka laka lantas.

"Apalagi di Tabanan ini merupakan daerah jalur tengkorak yang menimbulkan kecelakaan. Sehingga jika tidak dikendalikan akan terus timbul kecelakaan, kami apresiasi sekali operasi ini. Selain itu kami di jajaran juga sudah menyosialisasikan kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas, minimal pakai helm termasuk saat menggunakan pakaian sembahyang," jelasnya.

(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved