Kasus Koperasi Dana Asih Tunggu Audit, Korban Tak Punya Biaya Bayar Auditor

Kasus dugaan penggelapan dana nasabah Rp 21,8 miliar oleh Ketua Koperasi Dana Asih masih menunggu hasil audit

Kasus Koperasi Dana Asih Tunggu Audit, Korban Tak Punya Biaya Bayar Auditor
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Pengacara nasabah Koperasi Dana Asih, Wayan Koplog Antara. Kasus Koperasi Dana Asih Tunggu Audit, Korban Tak Punya Biaya Bayar Auditor 

Kasus Koperasi Dana Asih Tunggu Audit, Korban Tak Punya Biaya Bayar Auditor

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Kasus dugaan penggelapan dana nasabah Rp 21,8 miliar oleh Ketua Koperasi Dana Asih, I Made Jaya Antara, di Banjar Negari, Desa Singapadu, Sukawati, Gianyar, Bali, yang dilaporkan ke Mapolres Gianyar masih jalan di tempat.

Hal tersebut lantaran Polres Gianyar masih menunggu hasil audit untuk menentukan status kasus tersebut.

Sementara anggaran Polres Gianyar untuk melakukan audit tahun ini sudah habis.

Polres Gianyar masih melakukan perundingan dengan pengacara para nasabah terkait biaya auditor, yang diperkirakan menelan biaya Rp 60 juta untuk audit lima tahun.

Koperasi Dana Asih ini sudah berdiri hampir sekitar 25 tahun, sehingga biaya yang dibutuhkan untuk membayar auditor mencapai Rp 300 juta.

Operasi Zebra Agung 2019, Pengendara Berpakaian Adat, Jilbab & Kopiah Wajib Pakai Helm

Pengurasan Lumpur, Kawasan Denpasar Timur Hingga Denpasar Selatan Akan Mengalami Gangguan Aliran Air

Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP Deni Septiawan, Rabu (23/10/2019), mengakui pihaknya masih belum menetapkan Ketua Koperasi Dana Asih, Made Jaya Antara sebagai tersangka.

Sebab dalam memastikan terlapor melakukan penggelapan dana nasabah, harus ada bukti berupa hasil audit.

Lantaran biaya audit relatif besar, dan anggaran Satreskrim Polres Gianyar tahun ini sudah habis, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pengacara para korban.

“Masih menunggu audit. Biaya audit masih dikoordinasikan dulu sama pengacaranya, karena anggaran kami untuk tahun ini sudah habis. Kemungkinan tahun depan. Terlapor belum ditahan, masih dimintai keterangan, masih interogasi dan masih periksa saksi-saksi,” ujar Deni.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved