Insan Pariwisata Minta Turunkan Harga Tiket Pesawat
Dua pengusaha berpengalaman di bidang media ini diharapkan mampu kembali meningkatkan kunjungan wisatawan, dengan menurunkan harga tiket pesawat.
Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti | Editor: Meika Pestaria Tumanggor
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Wishnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif didampingi wakilnya Angela Herliani Tanoesoedibjo.
Dua pengusaha berpengalaman di bidang media ini diharapkan mampu kembali meningkatkan kunjungan wisatawan, dengan menurunkan harga tiket pesawat.
Terpilihnya Wishnutama dan Angela memberikan harapan baru bagi insan pariwisata di Bali.
Walaupun awalnya mereka berharap Menpar dari Bali, namun pelaku pariwisata Bali tetap akan mendukung pilihan Presiden Jokowi.
Wakil Ketua Umum I IHGMA Bali, I Made Ramia Adnyana, mengaku para general manager hotel sangat antusias dengan hadirnya menpar dan wamen yang baru.
• Beri Apresiasi pada Para Bunda Indonesia, Dancow Advanced Ecelnutri+ Ajak Bunda Terpilih ke Bali
• Hujan Cepat Turun Jika Ada yang Berdarah, Krama Desa Adat Seraya Gelar Prosesi Gebug Ende
Sekarang mereka mesti diberi kesempatan untuk menunjukkan kompetensi dan kinerjanya di bidang pariwisata.
"Kami support dengan penuh semangat," katanya kepada Tribun Bali, Jumat (25/10/2019).
Ramia memberikan masukan agar promosi lebih gencar dilakukan.
Selain itu, tingkatkan kondisi destinasi wisata, bangun SDM yang kompeten, dan dorong industri pariwisata agar berinovasi dalam hal produk, pelayanan, dan pengelolaan.
"Permudah maskapai penerbangan asing untuk masuk ke destinasi wisata dan turunkan harga tiket agar terjangkau dan lebih kompetitif di pasar," tegasnya.
Ketua DPD ASPPI Bali, Nyoman Sudiadnyana, juga berharap Menpar yang baru mampu mengembalikan harga tiket pesawat seperti ke awal.
Tiket mahal membuat kunjungan dari sisi domestik ke Bali menurun.
"Harapan kami semoga itu bisa dijaga dan dikembalikan supaya konsumen dan para turis bisa datang lagi ke Bali," katanya.
Ihwal tiket ini, kata dia, adalah masalah paling utama yang urgent.
• CIMB Niaga Catat Kinerja Positif di Semester I 2019, Laba Bersih Tembus Rp 1,98 Triliun
• Wow, Sampai Padang Galak Bensin Honda ADV150 Tak Berkurang, 35 Bikers Rasakan Honda ADV150 Hemat BBM
Made Ramia menambahkan, Bali juga seharusnya mendapat perhatian lebih.
Sebab sebagai destinasi utama, Pulau Dewata telah berkontribusi 40 persen untuk target nasional.
Baik dari segi perencanaan pembangunan destinasi, alokasi anggaran untuk promosi, pengambangan SDM kepariwisataan, hingga pembangunan industri pariwisata.
Melalui kolaborasi dengan pentahelix kepariwisataan (akademisi, business, community, goverment, dan media) maka akan mempercepat proses pencapaian target tersebut.
"Kami dari IHGMA sangat menaruh harapan besar kepada Bapak Wishnutama yang akan didampingi Wakil Menteri Ibu Angela Herliani Tanoesoedibjo agar ke depan Pariwisata mampu menjadi core business yang utama dengan target 28 miliar dolar dan penciptaan tenaga kerja sebanyak 15 juta untuk periode 2020-2024," sebut GM Hotel Sovereign Bali ini.
Ketua Asita Bali, Ketut Ardana, juga berharap sama dengan IHGMA.
Baginya, Wishnutama pasti memiliki semangat tinggi untuk memajukan pariwisata Indonesia meski tak punya background pariwisata.
"Meski beliau expert-nya di event, tapi kami positive thinking. Yang penting apa yang sudah baik dilakukan oleh menpar sebelumnya, itu yang harus dipertahankan," katanya.
Kemudian ia berharap ada gebrakan atau terobosan baru yang terjadi agar pariwisata tidak monoton.
Termasuk salah satunya10 destinasi baru yang harus dipercepat pembangunannya dari sisi infrastruktur, SDM, connectivity, dan lain sebagainya.
Kemudian diharapkan lebih serius melakukan promosi ke negara-negara Asean seperti Vietnam, Filipina, dan Myanmar, serta negara-negara Eropa Timur yang belum banyak wisatawannya ke Bali. (*)
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNBALI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-dtw-tanah-lot-di-desa-beraban.jpg)