Punya Sejarah Panjang, Hotel Inna Bali Heritage Ditetapkan Menjadi Cagar Budaya

Tim Ahli Cagar Budaya dan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar menetapkan Hotel Inna Bali Heritage sebagai situs cagar budaya peringkat Kota Denpasar

Punya Sejarah Panjang, Hotel Inna Bali Heritage Ditetapkan Menjadi Cagar Budaya
Humas Pemkot Denpasar
Penyerahan Piagam, Sertifikat dan Prasasti Penetapan Cagar Budaya Peringkat Kota Denpasar oleh Kadisbud Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram kepada Sales Markerting Hotel Inna Bali Heritage, Ni Komang Sukerni Rada di Hotel Inna Bali Heritage, Denpasar, Bali, Kamis (31/10/2019). Punya Sejarah Panjang, Hotel Inna Bali Heritage Ditetapkan Menjadi Cagar Budaya 

Punya Sejarah Panjang, Hotel Inna Bali Heritage Ditetapkan Menjadi Cagar Budaya

TRIBUN-BALI,COM, DENPASAR - Tim Ahli Cagar Budaya dan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar menetapkan Hotel Inna Bali Heritage sebagai situs cagar budaya peringkat Kota Denpasar.

Hal ini sebagai langkah awal melestarikan dan perlindungan warisan budaya benda (cagar budaya) di Kota Denpasar.

Tim Ahli Cagar Budaya Kota Denpasar, Dewa Gede Yadhu Basudewa menjelaskan, Hotel Inna Bali Heritage ini ditetapkan sebagai situs cagar budaya melalui sidang TACB.

Kajian Rekomendasi dengan Nomor Si-02/TACBK/23/Mei/2019 itu menunjukkan bahwa Hotel Inna Bali Heritage layak ditetapkan sebagai Situs Cagar Budaya Peringkat Kota Denpasar karena memiliki jejak historis yang panjang.

Hotel ini merupakan hotel tertua di Bali berusia lebih dari 50 tahun, mewakili masa gaya paling singkat 50 tahun, memiliki arti khusus bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama dan/atau kebudayaan, dan memiliki nilai budaya bagi penguatan kepribadian bangsa.

Ngurah Darma Kabur dari Lapas Karena Sakit Hati, Petugas Tak Menduga Sang Napi Betindak Senekat Itu

Jangan Lakukan 5 Kebiasaan Buruk Ini di Pagi Hari Jika Tak Mau Berat Badan Naik

Lebih lanjut, Hotel Inna Bali Heritage mulai dibangun pada tahun 1927 dengan nama awal Bali Hotel oleh Pemerintah Belanda sebagai tempat istirahat para awak kapal perusahaan pelayaran Belanda KPM (Koninkelijke Paketvaar Matschappij).

Pada tahun 1928 Pemerintah Belanda mulai menyerahkan kepengurusan hotel ini kepada KMP dengan menambah kamar tidur dari 12 menjadi 36 kamar.

Hotel ini juga tercatat beberapa kali berpindah kepemilikan, dan saat ini dimiliki oleh Inna Bali Hotel Business & Marketing.

Banyak sudah tokoh-tokoh terkemuka nasional bahkam dunia yang mampir ke sini, seperti Proklamator RI, Soekarno ketika masih menjadi Presiden RI pertama pernah menginap di kamar No. 77 hotel ini.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved