Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Duduk Perkara Penebasan di Jalan Pulau Singkep Denpasar, Pelaku Incar Leher Umbu Maramba

Umbu Maramba yang menjadi korban penebasan di Jalan Pulau Singkep Gang Keong Denpasar, Sabtu (2/11) malam kini kondisinya membaik.

Penulis: M. Firdian Sani | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali / Rino Gale
Suasana di indekos di Jalan Pulau Singkep, Gang Keong, Denpasar, Minggu (3/11/2019). Indekos ini menjadi TKP peristiwa pembacokan pada Sabtu (2/11/2019) petang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR  - Umbu Maramba yang menjadi korban penebasan di Jalan Pulau Singkep Gang Keong Denpasar, Sabtu (2/11) malam kini kondisinya membaik.

Dia bersyukur selamat dari aksi brutal pelaku berinisial YR, pasalnya dia menduga pelaku memang menyasar lehernya.

Umbu saat ini ia sedang dirawat di ruang Angsoka 1 nomor 101, RSUP Sanglah Denpasar.

Lengan sebelah kirinya dibungkus perban, dan ia masih berbaring lemah di atas bed.

"Dia habis operasi lengan kirinya, tangan kirinya retak," kata rekan korban, Melnus, Minggu (3/11).

"Ini bengkak, rasanya keram, masi kaku," sahut Maramba pelan.

Maramba hanya mengalami luka di lengan kirinya saja.

Dia mengaku kondisinya saat ini lebih baik jika dibanding sebelum operasi.

Terkait kejadian, ia mengaku tidak terlalu ingat jelas, karena ia dalam pengaruh alkohol dan sempat tidak sadarkan diri sesaat terkena tebasan parang.

"Saya main ke kos paman saya, saya cari buat jenguk dia, ya cuman main-main aja, terus kita minum-minum," kata dia.

"Tujuannya sebenernya cuma main ke kos paman saya, saya juga gak kenal sama pelaku, cuma karena dia tetangga kos paman saya, pertamanya kita itu gak kumpul bareng, tapi karena minum-minum itu ya sampai jadi begini," ujar pria yang bekerja sebagai cleaning service sebuah bank di Kerobokan ini.

Dirinya ditebas dengan sebilah parang dari belakang, namun beruntung pelaku tak mengenai lehernya.

Melnus menjelaskan jika saudaranya itu masih diselamatkan Tuhan, karena pelaku mengincar leher temannya itu.

"Pelakunya nyerang leher, cuma karena ia jatuh, makanya cuma kena lengan, ya mungkin ini yang namanya kalau umur masih panjang ya, masih dilindungi sama Tuhan," katanya.

Pantauan Tribun Bali di TKP, kos-kosan tersebut terlihat sepi dan tak berpenghuni. Terlihat pintu setiap kamar kos digembok.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved