Ini Mekanisme Pembentukan Desa Baru dan Syarat Khusus untuk Wilayah Bali

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, desa fiktif itu muncul setelah pemerintah

Ini  Mekanisme Pembentukan Desa Baru dan Syarat Khusus untuk Wilayah Bali
(KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati 

Ini  Mekanisme Pembentukan Desa Baru dan Syarat Khusus untuk Wilayah Bali

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Demi mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, sejumlah oknum membentuk desa fiktif. Fakta tersebut ramai dipublikasikan media massa sepekan terakhir.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, desa fiktif itu muncul setelah pemerintah mulai mengucurkan dana desa.

Tujuan pembentukannya ialah agar desa-desa itu mendapat bantuan dari pemerintah setiap tahun.

"Kami mendengar beberapa masukan karena adanya transfer ajek dari APBN. Maka, sekarang muncul desa-desa baru yang bahkan tidak ada penduduknya. Hanya untuk bisa mendapatkan (dana desa)," ujar Sri Mulyani di depan anggota Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Presiden Joko Widodo menyebut ada oknum nakal yang sengaja menciptakan desa-desa tersebut.

Terakhir Bertemu Ayahnya, Desak Tiara Minta Foto Bareng

Teman Sesama Paskibra Syok Desak Putu Tiara Meninggal, Ini Pengakuannya Saat Jenguk di Rumah Sakit

"Kami kejar agar yang namanya desa-desa tadi diperkirakan, diduga, itu fiktif, ketemu, ketangkap," kata Jokowi kepada wartawan seusai pembukaan acara "Konstruksi Indonesia 2019" di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Munculnya desa-desa fiktif tentu menimbulkan pertanyaan, mengapa keberadaan mereka dapat dengan mudah muncul.

Bila merujuk ketentuan di dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebelum desa dapat dibentuk.

Di dalam ketentuan Pasal 7 disebutkan, pembentukan desa merupakan salah satu bentuk kegiatan penataan yang dilakukan oleh pemerintah, pemprov, dan pemerintah kabupaten/kota.

Halaman
1234
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved