Paskibraka Meninggal Misterius
Terakhir Bertemu Ayahnya, Desak Tiara Minta Foto Bareng
Ia tidak menyangka kala itu merupakan momentum terakhir Sugiarta bertemu dengan putrinya. "Terakhir dia minta foto bareng dengan saya. Saya dipeluk,"
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Desak Tiara lahir di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 18 Sepember 2002.
Ia tinggal di Sumbawa bersama ayah dan ibunya hingga tamat sekolah dasar.
Ayahnya merupakan angota Sat Pol Air Polres Sumbawa.
Masuk SMP, Tiara meminta kepada orangtuanya sekolah di Buleleng, tinggal bersama bibinya, Keinginan Tiara lantas dipenuhi orangtuanya.
"Dari kecil dia memang kepingin sekolah di Buleleng. Meski berjauhan, dia setiap hari menghubungi saya. Selalu saya selipkan pesan agar dia menjadi anak yang rajin, jangan nakal," kenang ayahnya, Dewa Gede Sugiarta.
Dua minggu yang lalu, Sugiarta pulang ke Buleleng untuk bertemu dengan anak semata wayangnya itu.
Dia kembal ke Sumbawa pada Senin (28/11/2019) malam.
• Saat di Ambulans Desak Tiara Masih Sempat Bercanda, Penyebab Kematiannya Masih Misterius
• Inilah Hasil Lengkap Liga Europa, Sevilla dan Manchester United Lolos ke 32 Besar
Ia tidak menyangka kala itu merupakan momentum terakhir Sugiarta bertemu dengan putrinya. "Terakhir dia minta foto bareng dengan saya. Saya dipeluk," ujarnya.
Di sekolah, Tiara merupakan pelajar berprestasi. Ia menjadi tim inti bola basket putri SMA Negeri 3 Singaraja, dan pernah meraih juara tiga di tingkat provinsi.
Tak hanya gemar bermain basket, Tiara juga hobi bermain futsal dalam posisi sebagai penjaga gawang.
Pada tahun 2018 ia menjabat sebagai Bendahara Osis. Terakhir Tiara terpilih mewakili sekolah untuk membawa baki saat penurunan bendera 17 Agustus 2019 di Taman Kota Singaraja.
Diberitakan sebelumnya, Anggota Paskibraka yang bertugas membawa baki saat penurunan bendera 17 Agustus 2019 di Taman Kota Singaraja itu meninggal dunia lantaran terserang penyakit misterius.
Tiara menghembuskan napas terakhir di ruang ICU RS Kertha Usada, Rabu (6/11/2019) sore.
Kepergian anak tunggal dari pasangan Dewa Gede Sugiarta dan Jro Nyoman Tri Veni ini membuat seluruh keluarga terpukul.
• PDIP Mendukung Gagasan Mendagri untuk Evaluasi Dampak Negatif Pilkada Langsung
• Tiga Kota di Bali Diprediksi Berawan Hari Ini oleh BMKG, Tetap Waspadai Potensi Gelombang Tinggi
Sebab kepergian Tiara begitu cepat dan keluhan yang dirasakan saat itu hanyalah deman dan sakit kepala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/jro-nyoman-tri-veni-menunjukkan-foto-semasa-hidup-almarhum-anaknyadesak-putu-tiara.jpg)