Diusung Fahri Hamzah Hingga Dapat Dukungan dari Nasdem dan PKS, Ini 5 Fakta Partai Gelora
Selain diusung Fahri Hamzah, mayoritas penggagas partai ini adalah mantan pimpinan PKS, seperti Anis Matta, Mahfud Siddiq, Rofi Munawar,Achmad Rilyadi
Banyak anggota Ormas yang ingin membentuk Partai Politik sebagai saluran perjuangan.
"Itu sekali lagi aspirasi dari temen-temen setelah membuat Ormas, sebagian ingin membentuk parpol. Muncullah ide-ide, mudah-mudahan bulan Oktober akan kita konkret kan di lapangan," ucapnya pada September lalu.
Fahri menargetkan partai barunya nanti ikut dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah 2020.
Karena menurutnya, banyak anggota partainya nanti yang memiliki potensi untuk menjadi kepala daerah.
"Iya itu diantaranya karena banyak diantara teman-teman itu kepala daerah petahana, atau orang yang punya peluang jadi kepala daerah. Sehingga mereka ingin set up dulu organisasinya. Untuk maju bersama-sama dengan partai lain," katanya.
Pembentukan partai Gelora sendiri menurut Fahri merupakan permintaan dari para anggota Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) yang ia inisiasi bersama mantan Presiden PKS Anies Matta.
Selain itu, sejumlah mantan anggota PKS juga akan bergabung dengan partai Gelora.
Diantaranya Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dan politisi senior PKS DKI Jakarta Tri Wisaksana.
• Rekomendasi Mutasi Tak Kunjung Dilaksanakan, Komisi ASN Minta Klarifikasi Pemkab Bangli
• Pembahasan Ranperda Bantuan Hukum, Direktur LBH Sebut Bantuan Hukum Amanat Konstitusi Sejak 2011
2. Dapat Dukungan dari Nasdem dan PKS
Meski banyak mantan kadernya yang kini berpindah ke Partai Gelora, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap mendoakan yang terbaik untuk mereka, termasuk M Anis Matta dan Fahri Hamzah.
Anis Matta dan Fahri Hamzah menjadi pimpinan Partai Gelora.
"Kita mendoakan yang baik bagi semua pihak yang berniat membangun negeri ini. Membangun partai itu adalah tujuan mulia," ujar Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera kepada Tribunnews.com, Senin (11/11/2019).
Akankah menjadi ancaman bagi PKS?
Mardani menjelaskan, PKS punya pengalaman 20 tahun dalam dunia politik di Indonesia.
Bahkan kini PKS kata dia, makin solid dan kokoh.
"Fokus membangun kekuatan kader. Pengalaman 20 tahun, alhamdulillah kami kian solid dan kokoh," tegas anggota DPR RI ini.