Pra PON Sepakbola Bali - Nusra, Skuat Bali Tak Pandang Remeh NTT dan NTB

Babak kualifikasi cabang olahraga sepakbola PON 2020 Papua, khusus wilayah Bali - Nusa Tenggara (Bali - Nusra) akan berlangsung di Gelora Samudra Kuta

Pra PON Sepakbola Bali - Nusra, Skuat Bali Tak Pandang Remeh NTT dan NTB
Tribun Bali/Marianus Seran
Ketua Asprov PSSI Bali Ketut Suardana mengalungkan medali kepada para juara cabor sepakbola Porprov Bali di Stadion Debes Tabanan September 2019. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Babak kualifikasi cabang olahraga sepakbola PON 2020 Papua, khusus wilayah Bali - Nusa Tenggara (Bali - Nusra) akan berlangsung di Gelora Samudra Kuta, Badung, 5 Desember 2019.

Kualifikasi yang lebih dikenal dengan Pra PON Sepakbola ini akan mempertemukan tiga tim kuat, Pra PON Bali, NTB dan NTT.

Tim Bali yang diperkuat 100 persen anak lokal Bali, ingin lolos ke PON Papua.

Namun pelatih Bali, Kadek Swartama menegaskan hal itu tak mudah. Bali pantang meremehkan NTT dan NTB.

"Pra PON sepakbola dimulai 5 Desember, dan Bali sebagai tuan rumah. Pertandingan berlangsung di
Lapangan Samudra Kuta," kata Kadek Swartama saat dikonfirmasi Tribun Bali, Jumat (22/11/2019).

Megibung Makan Ikan Cegah Stunting, Kasus Stunting di Tabanan Capai 16 Persen

Di Jepang, Kepala Rumah Sakit Ini Minta Maaf Karena Berlebihan Memberi Obat Kepada Pasien Ginjal

Pelajari Mal Pelayanan Publik, Pemkot Denpasar Sambangi Pemkot Batam, Disambut Pantun & Balas Pantun

Menghadapi tim NTT dan NTB, Kadek Swartama menjelaskan, NTT dan NTB banyak memakai pemain yang pernah bermain di Bali United U 20.

"Di tim Bali juga ada beberapa pemain Bali United U - 20.  Mereka dalam persiapan saat ini, yang pasti kita tak ingin lengah meski bermain di kandang," ujarnya.

Terkait target Bali, mantan center back Gelora Dewata ini, mengatakan lolos PON, dengan tekad kerja keras sepanjang dua laga.

"Target kami lolos PON Papua, tapi kita tahu NTT dilatih Ricky Nelson mantan pelatih Borneo FC (finalis Piala Presiden 2018) , mereka juga memakai pemain BU - 20. Ada empat pemain atau tiga. Jelas secara kualitas, mereka spesial. Kita harus berhati hati, "jelas Kadek Swartama.

CPNS 2019, 10 Formasi Ini Belum Ada Pelamarnya

Pembagian Mesin Perahu Sempat Ricuh Tak Tepat Sasaran, Dishub Anulir 22 Penerima

Kemendagri Gelar Rakor Akuntansi Basis Akrual di Banyuwangi

Halaman
12
Penulis: Marianus Seran
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved