Air Tukad Badung Merah Darah

Usaha Sablon Yang Sebabkan Tukad Badung Berwarna Merah Darah Bisa Ditutup, Ini Kata Satpol PP

Ia kepergok oleh Satpol PP Kota Denpasar membuang limbah ke Tukad Badung, wilayah Banjar Buagan, Denpasar.

Usaha Sablon Yang Sebabkan Tukad Badung Berwarna Merah Darah Bisa Ditutup, Ini Kata Satpol PP
Tribun Bali / M Ulul Azmy
Air sungai Tukad Badung tepatnya di kawasan Kelurahan Dauh Puri Kauh, Jalan Imam Bonjol Utara, Denpasar tiba-tiba berubah warna jadi merah, Selasa (26/11/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Akibat ulah pemilik sablon yang membuang limbah ke Tukad Badung, usaha sablon di Jalan di Jalan Pulau Misol I, Dauh Puri Kauh, Denpasar, Bali akan ditutup Satpol PP Kota Denpasar.

Pemilik, sebut Satpol PP Kota Denpasar kepergok membuang limbah ke Tukad Badung, wilayah Banjar Buagan, Denpasar.

Selain itu, usaha milik perempuan asal Pekalongan yang berada di Jalan Pulau Misol I Nomor 23, Dauh Puri Kauh, Denpasar ini ternyata tidak memiliki izin.

Selain tak memiliki ijin, ia juga nekat membuang limbah sablonnya ke sungai yang membuat Tukad Badung berubah menjadi merah serupa darah.

Tukad Badung Berwarna Merah Seperti Darah, Satpol PP Amankan Pengusaha Sablon di Pulau Misol

Atas perbuatannya tersebut,pemilik sablon ini akan mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring) pada Jumat (29/11/2019) depan.

"Kami amankan pukul 09.30 Wita, sudah kami lakukan penyidikan dan Jumat kami sidang tipiring di Pengadilan Negeri Denpasar," Kata Kasat Pol PP Kota Denpasar, I Dewa Anom Sayoga.

Sayoga mengatakan, jika pengusaha sablon ini tak memiliki izin usaha.

Sayoga menambahkan, pihaknya akan segera mengarahkan pada penutupan usaha ini.

"Ini bisa ditutup, saya memang sedang proses ke arah penutupan," kata Sayoga. 

Pemilik Usaha Sablon Diamankan

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved