Nata Wisnaya, Kerabat Mantan Bupati Klungkung I Wayan Candra Ditetapkan Tersangka TPPU

I Nengah Nata Wisnaya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejari Klungkung terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Nata Wisnaya, Kerabat Mantan Bupati Klungkung I Wayan Candra Ditetapkan Tersangka TPPU
istimewa
TERSANGKA - I Nengah Nata Wisnaya yang merupakan kerabat Mantan Bupati Klungkung, I Wayan Candra, sebagai tersangka terkait kasus tindak pidana pencucian uang.

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Raut wajah I Nengah Nata Wisnaya tampak lesu ketika ke luar dari ruang penyidik Kejari Klungkung, Bali, Jumat (29/11/2019). Ia menggenakan rompi merah khas tahanan Kejari Klungkung.

Kerabat dari Mantan Bupati Klungkung, I Wayan Candra tersebut ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejari Klungkung terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Kami tetapkan I Nengah Nata Wisnaya sebagai tersangka kasus tindak pidana pencucian uang. Kasus ini masih terkait tindak pidana korupsi dengan terpidana Mantan Bupati Klungkung I Wayan Candra," ujar Kasi Pidsus I Kadek Wira Atmaja, seizin Kajari Klungkung, Otto Sompotan.

Penyelidikan kasus ini dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Klungkung sejak pertengahan tahun 2019 ini. Pihak kejaksaan menemukan fakta baru setelah mempelajari dokumen dan keterangan saksi atas perkara korupsi pengadaan lahan pelabuhan Gunaksa, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang dengan terdakwa Wayan Candra.

Pihak Kejari Klungkung pun telah memeriksa sekitar 20 saksi. Tersangka Nata Wisnaya sudah diperiksa sebanyak 3 kali sebagai saksi. Sebelum penetapan tersangka, Kejari melakukan gelar perkara yang dipimpin langsung Kajari Klungkung. Setelah memastikan dua alat bukti, pihak Kejari Klungkung menetapkan I Nengah Nata Winaya sebagai tersangka.

"Tadi kami BAP yang bersangkutan (Nata Wisnaya) sebagai tersangka. Lalu kami putuskan untuk melakukan penahanan sesuai dengan ketentuan syarat subjektif dan objektif yakni menghindari melarikan diri, menghilangkan alat bukti, dan mengulangi tindak pidana," jelas Kadek Wira Atmaja. (mit)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ni Ketut Sudiani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved