Dapat Ubah Kelembaban, Jangan Bersihkan Telinga Menggunakan Cotton Bud
Jika Anda memasukkan benda asing ke dalam telinga Anda dengan tujuan untuk 'membersihkan', maka tingkat kelembaban telinga malah bisa berubah.
TRIBUN-BALI.COM - Setiap telinga manusia pasti mengandung zat menyerupai lilin berwarna kuning hingga kecokelatan.
Sebagian besar dari Anda pasti sangat ingin telinga Anda terbebas dari kotoran yang dianggap menganggu itu.
Dikutip Tribunnews.com dari fridaymagazine.ae, Sabtu (30/11/2019), ternyata zat lilin itu tercipta justru untuk melindungi telinga dari kotoran dan debu.
• Baru Melahirkan Anak Kedua dan Berat Badan Naik Drastis, Begini Tips Cepat Kurus Sandra Dewi
• Pemerintah akan Blokir Ponsel yang Tidak Memiliki IMEI, Coba Cek Ponselmu
• Pertama dalam Sejarah, Timnas Polo Air Putra Indonesia Raih Medali Emas
Telinga ternyata juga bisa membersihkan diri sendiri dengan cara yang tidak Anda sadari.
Saat Anda menggerakkan rahang, atau ketika Anda membuka mulut, ternyata kulit bagian dalam telinga akan mendorong keluar zat lilin berlebih yang sudah ditempeli kotoran.
Jika Anda memasukkan benda asing ke dalam telinga Anda dengan tujuan untuk 'membersihkan', maka tingkat kelembaban telinga malah bisa berubah.
Perubahan pH pada bagian dalam telinga bisa menyebabkan produksi zat lilin berlebih, sehingga telinga Anda akan semakin terasa penuh.
Jika Anda menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga, hal itu sama saja Anda menekan zat lilin jauh ke dalam telinga dan membuatnya malah semakin padat.
• Dikomentari Supardi Percaya, Begini Klarifikasi Kapten Persib Supardi terkait Gol Bunuh Dirinya
• Polri Buka Pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi untuk Jenjang D-IV hingga S-2, Ini Info Lengkapnya
• Cara Mudah Melembabkan Rambut Kering dengan Alpukat
Penggunaan cotton bud juga hampir sama dampaknya dengan earphone yang langsung terpasang di bagian daun telinga.
Jika Anda menggunakan obat tetes di telinga Anda, hal itu hanya akan membuat zat lilin meleleh, menjadi satu, dan semakin pekat.
• 4 Hektar Bambu Tabah Ditanam di Desa Taro Gianyar, Diinisiasi CIMB Niaga dan Yayasan KEHATI
• BREAKING NEWS: Satu Korban yang Ditebas dalam Kasus Pemogan Berdarah Tewas
• Reaksi Zodiak Saat Cintanya Ditolak: Virgo Luapkan Emosi di Medsos, Drama Panjang Libra
Sehingga jika sudah demikian, Anda harus mengeluarkan kotoran pekat itu dengan bantuan dokter THT.
Jika tidak, maka bisa-bisa Anda merasa terbebani di bagian telinga seolah Anda sedang berada di dalam air.
Apabila Anda merasa telinga Anda perlu dibersihkan, maka kunjungi dokter THT yang akan menggunakan microsuction untuk menghilangkan zat lilin berlebih.
Anda juga disarankan untuk memeriksakan telinga Anda ke dokter THT sekali-dua kali setiap tahun. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cara Bersihkan Kotoran Telinga Berikut Ternyata Salah, Mulai dari Cotton Bud hingga Obat Tetes
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-larangan-pakai-cutton-bud-untuk-membersihkan-telinga_20181104_181127.jpg)