Diprediksi Maju sebagai Calon Bupati Karangasem, Artha Dipa Ngaku Fokus Tuntaskan Tugas Wabup

Wakil Bupati (Wabup) Karangasem I Wayan Artha Dipa, yang diprediksi maju sebagai calon Bupati Karangasem 2020-2025, memberi tanggapan

Diprediksi Maju sebagai Calon Bupati Karangasem, Artha Dipa Ngaku Fokus Tuntaskan Tugas Wabup
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa 

TRIBUN-BALI. COM, DENPASAR-Percaturan politik di Kabupaten Karangasem menjelang pilkada 2020 kian menghangat.

Utak-atik pasangan calon bupati dan wakil bupati telah dilakukan oleh beberapa partai politik (parpol).

Wakil Bupati (Wabup) Karangasem I Wayan Artha Dipa, yang diprediksi maju sebagai calon Bupati Karangasem 2020-2025, memberi tanggapan ketika ditemui awak media, di UNHI Denpasar, Sabtu (30/11/2019).

Sejauh ini, mantan Sekda di 'Bumi Lahar' ini mengaku fokus menyelesaikan tugasnya sebagai pendamping Bupati IGA Mas Sumatri hingga masa jabatannya berakhir tahun 2020 mendatang.

Teco Bakal Tinggalkan Bali United, Dinilai PSSI Cocok Tangani Timnas U-19 Hadapi Piala Dunia 2021

Alami Trauma, RSUP Sanglah Batasi Kunjungan KMW

Korban Kekerasan Anak Sudah Membaik, Diperkirakan 2 Bulan Baru Bisa Berjalan

Menurutnya, komitmen sebagai pasangan kepala daerah harus dituntaskan sesuai amanat UU Nomor 9 tahun 2012 sebagai perubahan atas UU nomor 23 tahun 2014 yang menyatakan pasangan bupati/ walikota harus menyelesaikan dan mengakhiri tugas dengan baik.

Kalau mengundurkan diri di tengah jalan, terancam sanksi berupa pinalti.

Namun Artha Dipa tak menampik telah melakukan komunikasi dengan konstituen dan sejumlah parpol.

"Lebih baik maju daripada mundur. Karena kata Gus Dur, mundur itu kan tidak baik. Tapi masih jauhlah," kata Arta Dipa menjawab pertanyaan awak media tentang kepastiannya maju sebagai calon bupati.

Kecelakaan di Bypass Ngurah Rai Padang Galak Denpasar, Pengendara Honda Beat Tergeletak di Jalan

Polisi Razia Kafe Remang di Gilimanuk Bali, Sejumlah Pelanggan dan Pemandu Lagu Diperiksa

Mario Mandzukic Bisa Batal Gabung Manchester United, MU Sedang Incar Penyerang Muda ini

Ketua Umum Ikatan Alumui Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar ini menambahkan, proses pencalonan pasangan Bupati Karangasem masih jauh.

Menurutny,a semua kemungkinan bisa terjadi karena politik bersifat dinamis.

Pun demikian soal peluang kembalinya paket Mas-Dipa (IGA Mas Sumatri dan I Wayan Arta Dipa) di Pilkada 2020.

"Sekarang yang saya pikirkan bagaimana menuntaskan visi-misi kami berdua (Mas-Dipa) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) demi mewujudkan masyarakat Karangasem sejahtera. Soal kita jadi apa ke depan, atau Mas-Dipa maju lagi, itu dinamis, bisa 'last minute'," imbuhnya .

Mengenang Musisi Legendaris Dire Straits di Warung Tresni Denpasar

Diperkuat Eks PSIM Jogja dan Arseto Junior, Mitra Devata Kalahkan Malang All Star 6-2

Media China Beritakan Shin Tae-yong Resmi Tolak Tawaran Timnas Indonesia

Artha Dipa mengaku masih mengikuti perkembangan hasil survei para tokoh yang dilakukan oleh parpol mau pun lembaga survei lain.

Dikatakannya, kursi bupati bukan soal kekuasaan, tapi ketulusan 'ngayah' untuk 'krama' Karangasem. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved