Gerakan Berbelanja Dekat Rumah Diluncurkan di Lapangan Renon Denpasar, Apa Itu?

Gerakan Berbelanja Dekat Rumah ini berupaya untuk mengajak masyarakat luas agar turut berperan serta dalam pengembangan ekonomi Bali dan Nusa Tenggara

Gerakan Berbelanja Dekat Rumah Diluncurkan di Lapangan Renon Denpasar, Apa Itu?
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Kegiatan Festival SRC Indonesia 2019 di Lapangan Puputan Margarana Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandi, Denpasar, Minggu (1/12/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gerakan Berbelanja Dekat Rumah (Berkah) diluncurkan dalam Festival Sampoerna Retail Community (SRC) Indonesia di Lapangan Puputan Margarana Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandi, Denpasar, Minggu (1/12/2019).

Gerakan Berbelanja Dekat Rumah ini berupaya untuk mengajak masyarakat luas agar turut berperan serta dalam pengembangan ekonomi Bali dan Nusa Tenggara.

"Melalui gerakan berbelanja dekat rumah kami harapkan dapat menjadi awalan yang baik bagi pelaku usaha retail tradisional dimana keberadaanya dapat menjadi tujuan kunjungan belanja untuk kebutuhan sehari-hari," kata Manager Regional PT HM Sampoerna Bali Nusa Tenggara Ari Sugiarto Santoso.

Dirinya berharap, dengan adanya gerakan ini nantinya mampu menggerakkan perputaran ekonomi di lingkungan sekitar dan dapat memperkuat ketahanan dan pertumbuhan ekonomi dalam sekup yeng lebih luas.

Program tersebut didorong agar selaras dengan upaya Pemerintah Provinsi Bali dan Nusa Tenggara agar tercipta sinergi dan manfaat yang berkelanjutan.

3000 Pelaku UKM di Bali Tergabung dalam Paguyuban SRC, Diberikan Dukungan Non-moneter

Hadirkan 3000 Pelaku UKM, Festival Sampoerna Retail Community (SRC) Indonesia Digelar di Bali

Selain itu, gerakan ini juga merupakan upaya pelestarian tradisi, mengingat berbelanja di toko kelontong sarat akan nilai sosial dan ekonomi Indonesia sejak dulu.

Ketua Paguyuban SRC Bali I Wayan Sukamahadi mengatakan, inisiatif gerakan ini datang dari paguyuban SRC sebagai semangat untuk menciptakan perubahan dari hal-hal kecil.

"Dengan hadirnya SRC untuk masyarakat, peluang baru bagi UKM di lingkungan sekitar dapat diwujudkan bersama-sama," tuturnya.

Dijelaskan olehnya, SRC merupakan jaringan toko kelontong masa kini binaan PT HM Sampoerna Tbk. yang secara konsisten telah berjalan selama 11 tahun.

SRC awalnya terbentuk di tahun 2008 di Medan dengan beranggotakan 57 toko kelontong dan kini komunitas telah memiliki lebih dari 120.000 toko yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved