Kejari Klungkung Bidik 2 Orang Lagi Terkait Kasus TPPU Aset Eks Bupati Wayan Candra

Kajari Klungkung, Otto Sonpotan menjelaskan pihaknya melihat ada oknum-oknum yang masih berkeliaran terkait upaya TPPU terhadap aset Wayan Candra.

Kejari Klungkung Bidik 2 Orang Lagi Terkait Kasus TPPU Aset Eks Bupati Wayan Candra
TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Kajari Klungkung, Bali, Otto Sompotan, saat menjawab pertanyaan awak media, Senin (2/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Pihak Kejaksaan telah menahan I Nengah Nata Wisnaya sebagai tersangka, terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap aset milik terpidana korupsi Eks Bupati Klungkung, I Wayan Chandra.

Pihak kejaksaan masih membidik dua tersangka lain terkait kasus tersebut. Kajari Klungkung, Otto Sonpotan menjelaskan pihaknya melihat ada oknum-oknum yang masih berkeliaran terkait upaya TPPU terhadap aset Wayan Candra.

Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk menetapkan tersangka lainnya.

"Apakah ada tersangka lain? Kami belum bisa sampaikan saat ini. Tapi Kemungkinan ada dua tersangka lain, terkait kasus TPPU I Wayan Candra ini," ungkap Otto Sompotan dengan tegas, Senin (2/12/2019). 

Ia mengakui, memang ada peluang dua oknum lagi menjadi tersangka. Hanya saja masih harus dipelajari dan dicari bukti permulaan yang cukup. Termasuk melihat situasi apakah kondisi pihak yang dibidik tersebut, keadaanya layak untuk dijadikan tersangka.

"Jika dua alat bukti terpenuhi, kami akan tetapkan tersangka. Kira-kira tahun depan lan, ini kan sudah akan akhir tahun," ungkapnya.

Sebelumnya, selain Nengah Nata Wisnaya, ada kerabat lain yang menggugat Kejaksaan Klungkung saat melakukan eksekusi terhadap aset Wayan Candra, yakni I Ketut R. Hanya saja seluruh gugatannya ditolak PN Semarapura karena objek yang digugat sudah memiliki kekuatan hukum tetap di MA.

Dari gugatan ini, pihak Kejari Klungkung melihat adanya indikasi dari pihak tertentu untuk berupaya melakukan tindak pidana pencucian uang.

"Sesuai komitmen, kami akan telusuri siapa saja yang menurut kami terbukti ada upaya melakukan pencucian uang," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, I Nengah Nata Wisnaya ditetapkan tersangka dan ditahan pihak Kejari Klungkung Jumat (29/11/2019). Sepupu dari mantan Bupati Klungkung, I Wayan Candra tersebut ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejari Klungkung terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Ia pun diancam Pasal 3,4,5 UU NO 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penindakan Tindak Pidana Pencucian uang, dengam ancaman 20 tahun penjara. (mit)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ni Ketut Sudiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved