Koalisi 'Jembrana Maju' Hadang PDIP, 4 Parpol Sepakat Koalisi di Pilkada 2020

4 partai politik pemilik kursi di Dewan, yakni Partai Golkar, Gerindra, PPP dan Demokrat sepakat membentuk koalisi “Jembrana Maju” untuk melawan PDIP

Koalisi 'Jembrana Maju' Hadang PDIP, 4 Parpol Sepakat Koalisi di Pilkada 2020
Istimewa
Pimpinan Golkar, Demokrat, Gerindra, dan PPP seusai penandatanganan kerjasama politik menghadapi Pilkada 2020 di Kantor Golkar Jembrana di Jalan Gatot Subroto, Negara, Minggu (1/12/2019) malam. Koalisi “Jembrana Maju” terbentuk untuk melawan PDIP. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - PDIP bakal mendapat lawan tanding yang cukup signifikan di Pilkada Jembrana 2020.

Empat partai politik pemilik kursi di Dewan, yakni Partai Golkar, Gerindra, PPP dan Demokrat sepakat membentuk koalisi “Jembrana Maju” untuk melawan PDIP.

Tak hanya itu, tiga partai non-parlemen, yakni PKS, Perindo dan Nasdem juga ikut bergabung.

Berdasarkan hasil Pileg 2019, koalisi “Jembrana Maju” mengoleksi 46 persen suara rakyat Jembrana.

"Ya, memang sudah ada MoU koalisi Jembrana Maju. Dan dihadiri oleh Ketua dan Sekjen dari masing-masing partai (pengusung dan pendukung)," ucap Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Golkar Jembrana, I Nyoman Birawan, Senin (2/12/2019).

Dia menegaskan, koalisi “Jembrana Maju” memang berniat untuk memajukan Jembrana.

Sehingga dilakukan penandatanganan kesepakatan.

"Untuk partai pendukung dan pengusung memang sudah mendapat restu baik tingkat pusat dan provinsi," jelasnya.

Apakah Golkar yang memiliki suara terbesar dalam koalisi akan mendapat jatah Cabup.

Nyoman Birawan mengaku, dalam kesepakatan tidak berlaku hal tersebut.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved