Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Hujan Mengguyur Bali

Musim Hujan Mulai Datang, Waspadai Demam Berdarah Sejak Dini

Memasuki musim penghujan yang kini mulai mengguyur Bali, Dinas Kesehatan mengimbau warga mulai waspada ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue

Penulis: eurazmy | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Petugas Dinas Kesehatan, dibantu personel TNI tampak mulai melakukam fogging di seputaran Jalan Hassanudin, Semarapura, Sabtu (19/1/2019). Musim Hujan Mulai Datang, Waspadai Demam Berdarah Sejak Dini 

Musim Hujan Mulai Datang, Waspadai Demam Berdarah Sejak Dini

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Memasuki musim penghujan yang kini mulai mengguyur Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengimbau warga mulai waspada ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Suarjaya mengatakan, memasuki musim penghujan di Bali, populasi nyamuk akan bertambah seiring dengan meningkatnya angka kasus DBD.

''Meski hujan belum rata, masyarakat sudah harus mulai siaga,'' katanya dikonfirmasi Tribun Bali, Minggu (8/12/2019).

Seperti diketahui, musim penghujan diprediksi berlangsung hingga April 2020 mendatang.

Data dari Dinkes Bali sebelumnya, kata dia, periode Desember dan Januari selalu angka kasusnya relatif berada di angka 200 ke bawah.

Suarjaya masih menganggap kejadian ini dalam tahap wajar mengingat intensitas hujan yang tinggi di awal tahun.

Yang harus digarisbawahi, kata dia, populasi nyamuk bersarang terutama di lingkungan yang kurang bersih seperti di wilayah pemukiman padat.

Ia pun meminta agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

Real Madrid Tawarkan 2 Pemain ini ke MU Demi Gaet Paul Pogba

Warga Semarapura Kelod KanginTidak Bernyawa Tertindih Sepeda Motor

Terutama di wilayah yang berpotensi dengan genangan air.

Seperti di selokan dan lainnya.

Hal ini penting, karena ruang-ruang tersebut menjadi wilayah ternak dari nyamuk.

"Namanya nyamuk pasti mencari lingkungan yang kotor; di baju-baju yang tergantung, di air yang tergenang di kaleng-kaleng bekas. Di rumah-rumah kosong," terangnya.

Sebab itu, ia mengimbau warga agar mulai waspada dini mencegah penyakit akibat virus dengue ini, dengan menggalakkan sistem kewaspadaan dini sebelum musim penular (SKDSMP).

Mulai melakukan fogging atau pengasapan hingga sosialisasi dan penyuluhan ke rumah-rumah warga melalui Gerakan Mandiri Pemantau Jentik (Gema Petik) hingga Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSM).

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved