Anggaran Terbatas, Dari 900 Unit Tabanan Hanya Bisa Bedah 16 Rumah

Tahun 2020, Dinas Sosial Tabanan mengalokasikan sebanyak 16 unit bantuan bedah rumah di seluruh Tabanan.

Anggaran Terbatas, Dari 900 Unit Tabanan Hanya Bisa Bedah 16 Rumah
Istimewa
Kepala Dinas Sosial Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan (kanan) melakukan pantauan ke rumah I Nyoman Sunarta, Kamis (2/2/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tahun 2020, Dinas Sosial Tabanan mengalokasikan sebanyak 16 unit bantuan bedah rumah di seluruh Tabanan.

Jumlah tersebut justru lebih sedikit dibanding tahun ini yang mencapai 19 unit.

Saat ini Tabanan masih mengandalkan bantuan bedah rumah dari BKK Badung tahun 2018 lalu berjumlah 300 unit.

Menurut data yang diperoleh, alokasi 16 unit bantuan bedah rumah tersebut karena keterbatasan anggaran.

Padahal jumlah daftar antrian berjumlah 900 orang. Namun, nilai bantuan per unit adalah Rp 50 juta dari sebelumnya berjumlah Rp 30 juta.

"Iya berkurang tiga unit dari tahun 2019. Iya karena kita di Tabanan keterbatasan anggaran," kata Kepala Dinas Sosial Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan.

Gunawan melanjutkan, 16 unit bantuan bedah rumah ini akan dialokasikan merata di 9 kecamatan yang ada, kecuali Pupuan sebab bantuan bedah rumah dari BKK Badung tahun 2018 dari 300 unit dan sebanyak 146 unit sudah dialokasikan ke Kecamatan Pupuan.

"Artinya di Pupuan tinggal sedikit lah karena di BKK Badung sebagian besar sudah kita bawa ke Kecamatan Pupuan," jelasnya.

Meskipun jumlahnya berkurang, kata dia, tapi untuk bantuan tahun depan nilainya per unit lebih tinggi yakni Rp 50 juta dari sebelumnya Rp 30 juta. Dari jumlah tersebut rumah penerima bedah rumah dilengkapi dengan keramik dan sudah diplester. Sementara sebelumnya tanpa keramik dan tanpa diplester.

"Untuk kelengkapan almari dan kasur, rencananya kita akan usulkan," imbuh Gunawan.

Disingung mengenai keterbatasan anggaran, Gunawan menyatakan terus mengupayakan dengan kerjasama CSR. Bantuan dari CSR sebanyak 10 unit difokuskan ke Desa Bangli, Kecamatan Baturiti.

"Daftar tunggunya memang 900 orang itu tersebar di semua kecamatan. Dan kami terus upayakan adanya bantuan dari CSR," tandasnya. (mpa)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ni Ketut Sudiani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved