Bangunan dan Mesin Belum Siap, Uji Coba TPS Sementara di Mengwi Molor
Uji coba mesin yang dirancang akan dilakukan, Kamis (19/12/2019) ternyata tidak sesuai dengan harapan.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG– Uji coba mesin incinerator untuk mengolah sampah Kabupaten Badung di tempat pengolahan sampah (TPS) sementara di sebelah Terminal Mengwi, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali ternyata molor.
Uji coba mesin yang dirancang akan dilakukan, Kamis (19/12/2019) ternyata tidak sesuai dengan harapan.
Pasalnya pengerjaan mesin hingga kini belum selesai, selebihnya beberapa bangunan untuk menampung sampah juga masih terlihat rangkanya saja.
Pengerjaan mesin pun, hingga kini masih dilakukan, termasuk persiapan peranti pendukungnaya belum rampung.
• Gelar Acara Perpisahan, Kapolres Gianyar: Saya titip Bali yang indah ini
• Boeing Hentikan Produksi B737Max, Ditjen Hubud Tunggu Hasil Sertifikasi untuk Pencabutan Operasional
Sehingga TPS itu belum terlihat, atau belum ada tanda-tanda bisa difungsikan sesuai jadwal yang diinginkan.
Pantauan di lapangan, beberapa proyek masih dikerjakan oleh para pekerja.
Terlihat di depan tepatnya di pintu masuk, masih dilakukan proyek pembuatan gapura.
Selain itu, di bagian lain masih terlihat proyek pembangunan gedung tempat penyimpanan sampah.
Begitu juga untuk gudangnya baru terlihat kerangka yang terbuat dari baja ringan.
Bahkan atapnya pun belum terlihat terpasang.
Di paling ujung, para petugas juga tampak sibuk menyiapkan mesin yang dijadikan untuk pengolahan sampah.
Namun mesin juga terlihat belum rampung. Sehingga uji coba TPS tersebut dipastikan molor.
• Optimalkan Produk Biofarmakologi Laut, KKP Luncurkan Gerai Marine Spa Nusa Dua dan Rumah Produksi
• Banyuwangi Luncurkan Call Centre Gawat Darurat ‘112’ Bebas Pulsa
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) Kabupaten Badung IB Surya Suamba saat dikonfirmasi tak menampik bahwa belum bisa dilakukan uji coba mesin pengolahan sampah pada TPS sementara tersebut.
Menurutnya, keterlambatan tersebut lantaran adanya beberapa pekerjaan yang belum selesai.
"Iya, belum bisa dilakukan uji coba hari ini karena dari hasil evaluasi incinerator masih ada beberapa pekerjaan yang belum selesai," ujarnya.