Dua WN India Terancam Hukuman Mati di Bali, Hendak Selundupkan 3 Kg Sabu ke Buleleng

kedua terdakwa ini terancam dengan pidana paling maksimal, yakni ancaman hukuman mati

Dua WN India Terancam Hukuman Mati di Bali, Hendak Selundupkan 3 Kg Sabu ke Buleleng
tribun bali/putu candra
Dua WN India saat menjalani sidang di PN Denpasar, Kamis (19/12/2019). Keduanya terancam hukuman mati. 

Dakwaan subsidair disebutkan, terdakwa Manjet Singh dan Harvinder Singh tanpa hak atau melawan hukum membawa, menerima, mengangkut atau mentransito narkotik golongan I jenis metamfetamina yang beratnya melebihi 5 gram atau 1 kilogram. Keduanya pun dinilai melanggar Pasal 115 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

Diberitakan sebelumnya, Satresnarkoba Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali berhasil mengamankan dua warga negara asing (WNA) asal India yang membawa hampir 3 Kg sabu ke Bali atau seberat 2.756 gram netto.

Para terdakwa ditangkap Polda Bali di salah satu hotel di Jalan Pratama, Kuta Selatan, Badung, Selasa 3 September 2019 sekitar pukul 10.30 Wita.

Pengakuan Mengejutkan 2 WNA Bawa Sabu 7 kg ke Bali, Begini Hasil Pengembangan Sementara Polisi

Terkuak! Ini Modus 6 WNA Selundupkan Ganja, Sabu, Kokain ke Bali, Bea Cukai Berhasil Menggagalkannya

Awalnya petugas kepolisian menerima informasi bahwa ada transaksi narkotik di hotel.

Kemudian ditindaklanjuti oleh tim Satresnarkoba Polresta Denpasar untuk mencari keberadaan para tersangka.

Akhirnya petugas berhasil mencari keberadaan kedua terdakwa di salah satu hotel di Jalan Pratama, Kuta Selatan, Badung.

Kedua terdakwa lalu diamankan, dilanjutkan penggeledahan di kamar tempat mereka menginap.

Saat digeledah, petugas menemukan satu paket besar berisi kristal bening sabu-sabu.

Kedua terdakwa ditengarai merupakan jaringan narkotik India-Bali.

Di mana narkotik yang dibawa kedua terdakwa diterbangkan dari India menuju Jakarta lalu ke Bali.

Narkotik itu rencananya akan diedarkan di wilayah Bali.

Pengakuan dari seorang terdakwa, narkotik ini akan dibawa ke wilayah Buleleng dan akan dipecah-pecah lagi.

Kedua terdakwa sudah datang ke Indonesia sudah 7 kali, dan ke Bali sendiri sudah tiga kali. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Huda Miftachul Huda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved