Breaking News:

Jalani Pelimpahan Tahap II, Nata Wisnata Tak Didampingi Anggota Keluarga

Tersangka tindak pidana pencurian uang, I Nengah Nata Wisnaya menjalani pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) di Kejaksaan Negeri Klungkung

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Tersangka tindak pidana pencurian uang (TPPU), I Nengah Nata Wisnaya menjalani pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) di Kejaksaan Negeri Klungkung, Bali, Kamis (19/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Tersangka tindak pidana pencurian uang (TPPU), I Nengah Nata Wisnaya menjalani pelimpahan tersangka dan barang bukti ( tahap II ) di Kejaksaan Negeri Klungkung, Bali, Kamis (19/12/2019).

Kasus yang melibatkan sepupu dari narapidana mantan Bupati Klungkung I Wayan Candra ini pun sesegera mungkin akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Denpasar.

Nengah Nata Wisnaya datang ke Kantor Kejaksaan Negeri Klungkung sekitar pukul 09.00 Wita. Ia diampingi seorang pengacara, S Mandala.

Pihak Kejari sempat melakukan pemeriksaan barang bukti, termasuk terhadap tersangka.

Sekitar pukul 11.00 Wita, baru lah ia digiring untuk menjalani penahanan lanjutan di Rutan Klungkung.

"Kondisi saya sehat," ungkap Nata Wisnaya sembari menunduk dan langsung bergegas menuju mobil tahanan.

Ketika itu raut wajah Nata Wisnaya tampak sayu. Tidak ada satupun anggota keluarga yang mendampingi Nata Wisnaya ketika itu.

Wisnaya yang fisiknya sudah tampak renta, tangannya pun tampak bergetar saat meminum air mineral yang ia genggam dari ruang jaksa.

Kasi Pidsus Kejari Klungkung, I Kadek Wira Atmaja menjelaskan, Kamis (19/12/2019), Wisnaya menjalani tahap II, yakni pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke Jaksa Penuntut Umum.

"Tersangka menjalani tahap II dalam keadaan sehat. Ia didampingi pengacara, lalu ditinggal oleh pengacaranya seusai pemeriksaan barang bukti," jelas Wira Atmaja.

Kondisi tersangka ketika diperiksa dalam keadaan sehat dan akan dilakukan masa penahanan lanjutan sampai 20 hari ke depan.

"Kami akan sesegera mungkin limpahkan ini ke Pengadilan Tipikor. Nanti kasus ini akan dikawal oleh 8-9 Jaksa Penuntut Umum," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, I Nengah Nata Wisnaya ditetapkan tersangka dan ditahan pihak Kejari Klungkung Jumat (29/11/2019).

Sepupu dari mantan Bupati Klungkung I Wayan Candra tersebut, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejari Klungkung terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Ia pun diancam Pasal 3,4,5 UU NO 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penindakan Tindak Pidana Pencucian uang, dengam ancaman 20 tahun penjara. (mit)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ni Ketut Sudiani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved