Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Masa Seusai Liburan Dapat Timbulkan Depresi, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beberapa ahli mengatakan ada depresi setelah liburan yang dirasakan beberapa orang. Post-holiday syndrome biasa terjadi pada orang seusai liburan

Tayang:
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi liburan - 

Sindrom depresi setelah liburan ini tidak perlu dikhawatirkan. Ada beberapa cara pemulihan selain konseling dan dukungan keluarga. Berikut caranya.

Ingin Lebih Produktif? 4 Hal Ini Bisa Dilakukan Mulai Tahun Baru

Selain Pekerja Kreatif, 7 Profesi Ini Paling Dibutuhkan di Tahun 2020

- Buatlah rencana

Membuat rencana jadwal liburan itu penting. Gunakan waktu yang tepat di sela kesibukan untuk menghubungi teman maupun keluarga saat akan berlibur.

- Ciptakan pilihan yang sehat

Gaya hidup sehat bermanfaat untuk menghilangkan stress saat masa liburan kurang berkualitas.

Olahraga teratur dan makanan bergizi dapat menjaga diri dari depresi kelanjutan.

- Tetap bersosialisasi

Mengobrol bersama teman dan keluarga bisa jadi pilihan menyenangkan setelah sibuk dengan berbagai rutinitas kerja.

Dijepret Ratusan Kali, Ini Trik Keluarga Kerajaan Inggris agar Terlihat Sempurna Saat Difoto

Rasa kesepian seringkali muncul ketika sendiri apalagi saat bekerja. Menjaga komunikasi bersama orang dekat dapat menghindari sindrom pasca liburan.

- Carilah bantuan

Cari bantuan misal konsultasi ke psikologi, cerita pada keluarga maupun teman dekat. Menelepon kerabat jauh melalui telepon bisa menjadi pilihan untuk mengurangi sindrom pasca liburan. (*)
(Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Kenali Post-Holiday Syndrome, Depresi yang Terjadi Setelah Masa Libur Berakhir

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved