Soal Dugaan Suap Sertifikat Tanah di Bali, Aspidsus: Kalau Dihitung Suapnya Pusing, Saking Banyaknya

"Kalau dihitung semua (aliran uang) pusing, karena saking banyaknya," ujar Aspidsus

Soal Dugaan Suap Sertifikat Tanah di Bali, Aspidsus: Kalau Dihitung Suapnya Pusing, Saking Banyaknya
Tribun Bali / Putu Candra
Kajati Bali saat memberikan keterangan mengenai penanganan kasus dugaan gratifikasi persertifikatan dengan tersangka inisial TN. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali kini tengah mengebut kasus dugaan suap atau gratifikasi pengurusan sertifikat di Denpasar, Bali.

Kasus ini diduga melibatkan mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Denpasar, Tri Nugraha (53). Nugraha oleh penyidik sudah ditetapkan sebagai tersangka, terkait perkara dugaan gratifikasi terkait pesertifikatan tanah.

Demikian disampaikan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Bali I Nyoman Sucitrawan saat dikonfirmasi, Rabu (1/1/2020).

"Saat ini kami sudah tahap satu, melimpahkan berkas ke penyidik. Kami sudah selesai memeriksa saksi-saksi. Intinya kami bergerak cepat," jelasnya.

10 Orang Ini Resmi Dicekal ke Luar Negeri Oleh Kejaksaan Agung Terkait Skandal di Jiwasraya

Rocky Gerung dan Sikapnya yang Pilih Menjomblo Sampai Umur 60 Tahun, Singgung Fiksi dan Fakta

Dengan dikumpulkannya alat bukti dan data yang dibutuhkan, mantan Kajari Karangasem mengatakan, untuk menguatkan penahanan tersangka.

Ini juga agar tidak ada celah sedikitpun yang dimanfaatkan tersangka untuk mengajukan praperadilan.

Sucitrawan menyakini dengan bukti yang ada bisa membeber dan membuktikan dugaan gratifikasi yang dilakukan tersangka pada tahun 2007 hingga 2011. 

Pihaknya mengaku sempat kesulitan memeriksa sejumlah saksi lantaran kebanyakan tinggal di luar Bali.

Namun, kata dia berkat kerja keras peyidik, belasan saksi yang bersentuhan langsung dengan tersangka sudah rampung diperiksa.

Keterangan para saksi pun sudah pemberkasan.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Huda Miftachul Huda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved