Sebelum Hakim PN Medan Jamaluddin Terbunuh, Sempat Curhat Mau Cerai
Cemburu dan menuduh Jamaluddin berselingkuh, Zuraidah memutuskan berpacaran dengan Jefri akhir 2018.
"Di situ saya juga enggak mau sendirian, makanya saya ajak advokat laki-laki supaya orang tidak berpikir lain-lain," beber dia.
Maimunah beberapa kali dimintai keterangan oleh polisi dalam kasus pembunuhan hakim Jamaluddin.
Ia masih ingat hakim Jamaluddin mendatangi rumahnya pada Kamis (28/12/2019) malam sekitar pukul 21.35 WIB.
"Manggil-manggil saya tiga kali, itu pukul 21.35 WIB lah. Bertepatan waktu acara Suratan Tangan di ANTV acara Uya Kuya," jelas Maimunah saat wawancara eksklusif dengan Tribun Medan, Jumat (13/12/2019).
Malam itu Maimunah tak membukakan pintu meski tiga kali dipanggil oleh Jamaluddin.
Menurut dia, hakim Jamaluddin datang ke rumahnya bersama tiga orang pria berbadan tegap.
"Pemanggilan pertama saya pergi ke ruang tamu mengintip. Rupanya bapak itu."
"Di situ dia sudah ada kawannya, waktu itu ada bertiga," kata Maimunah.
"Saya enggak keluar. Saya berpikir tidak ada kepentingan sama bapak ini."
"Janji saya Jumat mau ke kantor pengadilan. Di malam Jumat itu perasaan saya sudah enggak enak," tambah Maimunah.
"Ada 3 oranglah, di depan 1 mendorong dia untuk masuk. Sama sopir 1 orang."
"Kemungkinan mereka ada 4 atau 5 orang bersama Pak Jamal," tutur Maimunah.
Dari luar rumah, hakim Jamaluddin sempat meminta Maimunah untuk ikut bersama rombongan tersebut.
"Bisa ikut sebentar? Ada yang mau dikonfrontir atau ditanyakan," ujar hakim Jamaluddin ditirukan Maimunah.
"Hati saya sudah enggak enak hari itu,” aku dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tiga-tersangka-pembunuh-hakim-pn-medan.jpg)