Sebelum Hakim PN Medan Jamaluddin Terbunuh, Sempat Curhat Mau Cerai

Cemburu dan menuduh Jamaluddin berselingkuh, Zuraidah memutuskan berpacaran dengan Jefri akhir 2018.

TRIBUN MEDAN.com/Victory
Tiga tersangka pembunuh hakim PN Medan yaitu Istri Zuraida Hanum (ZH) dan dua algojo berinisial JB dan R di Mapolda Sumut, Jalan SM Raja, Medan, Rabu (8/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Pembunuhan hakim sekaligus humas Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin ternyata direncanakan oleh istrinya.

Jamaluddin menikahi Zuraidah pada 2011 silam dan dikaruniai seorang anak.

Cemburu dan menuduh Jamaluddin berselingkuh, Zuraidah memutuskan berpacaran dengan Jefri akhir 2018.

Benih cinta keduanya tumbuh karena anak mereka sama-sama belajar di sekolah yang sama.

Zuraidah mengajak Jefri bertemu di Coffee Town, Ringroad Medan, 25 November 2019, untuk merencanakan pembunuhan Jamaluddin.

M Reza Fahlevi diajak terlibat dan dibayar Rp 2 juta oleh Zuraida.

Fakta Kematian Hakim PN Medan, Sakit Hati Diselingkuhi, Istri Minta Selingkuhan Bunuh Sang Suami

Kronologi Pembunuhan Hakim PN Medan, Istri Pernah Cemburu Merasa Diselingkuhi

4 Hari Sebelum Daftar Gugatan Cerai, Hakim PN Medan Dihabisi, Istri Pakai Jasa Pembunuh Bayaran

Jasad Jamaluddin ditemukan di bangku baris kedua mobilnya, Toyota Prado BK 77 HD.

Mobil tersebut dibawa Jefri ke tengah kebun sawit di Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kutalimbaru, Deliserdang, Jumat 29 November 2019.

Setelah kematian Jamaluddin berlalu 40 hari lebih, Zuraida Hanum, Jefri dan Reza ditangkap polisi.

Polisi menyebut Zuraida Hanum sebagai otak pembunuhan suaminya.

Kepala Polda Sumut Irjen Martuani Sormin berterima kasih dan mengapresiasi seluruh tim yang terlibat penangkapan para pelaku.

"Termasuk masyarakat yang memberikan informasi kepada kami," ucap Martuani di Polda Sumut, Medan, Rabu (8/1/2020).

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved