Nobar Film The Bajau, Potret Keluarga Suku Bajo Yang Semakin Tersisih

Nobar Film The Bajau di Taman Baca Kesiman, Potret Keluarga Suku Bajo Yang Semakin Tersisih

Nobar Film The Bajau, Potret Keluarga Suku Bajo Yang Semakin Tersisih
Tribun Bali/M Ulul Azmy
Foto : Sutradara Film Dokumenter The Bajau, Dandhy Dwi Laksono (tengah) saat sesi diskusi usai pemutaran film di Taman Baca Kesiman, Denpasar, Sabtu (11/1/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rumah Produksi WatchDoc Documentary yang diprakarsai wartawan senior, Dhandy Dwi Laksono kembali meluncurkan film dokumenter terbarunya yakni 'The Bajau'.

Setelah resmi dirilis sejak 10 Januari 2020 melalui pemutaran fillm di Sekretariat AJI Makassar, kini film itu diputar serentak di 15 Kota di Indonesia.

Di Bali, pemutaran film ini dilangsungkan di Taman Baca Kesiman, Denpasar pada Sabtu (11/1/2020).

Pemutaran film tersebut dihadiri puluhan masyarakat, aktivis dan jurnalis.

Tak Hanya Drama Korea, 5 Film Korea Ini Bisa Jadi Pilihan Pencinta Korea Untuk Temani Akhir Pekan

WIKI BALI- Rio Dewanto Sebut Film NKCTHI Film Skenario Terbaik dalan Satu Dekade Berkarya

Dalam film berdurasi 80 menit ini menyajikan potret kehidupan Suku Bajau, suku nomaden pengembara lautan yang banyak tersebar di perairan Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Dandhy selaku sutradara film ini mengambil potret sebuah keluarga Bajau di perairan Teluk Tomini, Gorontalo, Sulawesi Utara dan Konawe, Sulawesi Tenggara.

Dandhy mengatakan film ini merupakan rekaman tentang jejak peradaban maritim di Indonesia yang masih tersisa hingga saat ini.

Ia berkata saat ini sudah susah menjumpai peradaban suku nomaden ini di perairan Indonesia.

Hal tersebut terjadi karena pemerintah sudah dalam beberapa dekade membuat program memukimkan orang-orang Bajau ke daratan dengan tujuan agar memiliki identitas, akses bantuan, pendidikan dan lain-lain.

''Padahal mereka punya tradisi, identitas dan jati diri sendiri di lautan mulai sejak nenek moyang mereka,'' katanya dalam sesi diskusi pasca pemutaran film.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved