Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Suarsika "Bayar Kaul" Berjalan Kaki Dari Klungkung Sampai Bangli

Kepala Bagian Operasional Polres Klungkung, AKBP I Nyoman Suarsika "Bayar Kaul" Berjalan Kaki Dari Klungkung Sampai Bangli

Istimewa
Foto istimewa : Kepala Bagian Operasional Polres Klungkung, AKBP I Nyoman Suarsika (57) saat "bayar kaul" barjalan kaki dari Klungkung hingga ke Bangli, Sabtu (11/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kepala Bagian Operasional Polres Klungkung, AKBP I Nyoman Suarsika (57) tidak menyangka, aksinya berjalan kaki berjalan kaki dari Polres Klungkung hingga kediamannya di Kota Bangli, Bali Sabtu (11/1/2020) viral di media sosial.

Padahal hal ini sebagai bentuk syukur, setelah ia berhasil mencapai pangkat AKBP jelang memasuki masa pensiun 6 Maret 2020 mendatang.

Lima tahun sudah, I Nyoman Suarsika menjadi Kepala Bagian Operasional di Polres Klungkung, dan pada Jumat (3/1/2020) mennjadi hari yang spesial baginya.

Ia tidak menyangka, saat itu ia berhak meraih pangkat AKBP menjelang akhir karirnya.

Kapankah Kebahagiaan Menghampiri Mereka yang Lahir Minggu Paing Gumbreg ?

Ramalan Zodiak Cinta 12 Januari 2020, Gemini Bertemu Orang Istimewa, Sagitarius Jangan Buat Rencana

Ramalan Zodiak 12 Januari 2020, Aries Akan Mencapai Keinginannya, Pisces Jangan Berkecil Hati

Sebagai bentuk rasa syukur, ia memutuskan "mebayar kaul" dengan berjalan kaki sejauh 26 Kilometer dari Klungkung ke kediamannya di Jalan Merdeka, Desa Kawan, Kecamatan Bangli, Bali.

"Ini sebagai bentuk syukur karena hal yang tidak terbayangkan bisa tercapai. Saya kan dari Bintara,” ujar Suarsika saat dikonfirmasi, Sabtu (11/1/2020)

Sebelumnya, secara pribadi ia sudah pernah berjanji untuk berjalan kaki dari Klungkung hingga ke Bangli jika dipercaya meraih pangkat AKBP.

Saat sudah tercapai, ia pun memiliki kewajiban untuk "membayar kaul" atas janjinya tersebut.

"Janji itu harus saya tepati. Saya tidak berani melanggar (ingkar janji). Apapun risikonya harus saya jalani. Jadi bisa sampai AKBP, luar biasa bagi saya,” ungkapnya.

Sebelum berjalan kaki sejauh 26 Kilometer ke Kota Bangli, ia terlebih dahulu menyiapkan diri secara fisik maupun mental.

Didahului dengan cek kesehatan oleh tim medis.

Walau secara umum Ia dikatakan dalam kondisi sehat, namun sebelum mulai berjalan kaki tensinya agak rendah.

" Sebenarnya saya malu dan tidak bilang-bilang akan lakukan aksi ini. Tapi ternyata ada polisi lain yang lihat, dan merekamnya," ujar ayah dari dua orang anak ini.

Faktor usia membuat aksi ini tidaklah mudah bagi Suarsika.

Ia nyaris menyerah, karena beberapa kali kakinya keram saat berjalan kaki menuju Bangli.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved