Pencurian Pratima

Pasca Terjadinya Peristiwa Pencurian di Pura Dalem Desa Adat Pinge, Polres Tabanan langsung olah TKP

Pasca Terjadinya Peristiwa Pencurian di Pura Dalem Desa Adat Pinge, Polres Tabanan langsung olah TKP

Pasca Terjadinya Peristiwa Pencurian di Pura Dalem Desa Adat Pinge, Polres Tabanan langsung olah TKP
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Foto : Polsek Marga bersama prajuru desa adat Pinge dan masyarakat setempat menggelar rapat mendadak terkait peristiwa hilangnya pratima di Pura Dalem Desa Adat Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan, Sabtu (18/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pasca terjadinya peristiwa kemalingan di SDN 1 Baru dan Pura Dalem Desa Adat Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali, jajaran kepolisian dari Polsek Marga dan Polres Tabanan langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian, Sabtu (18/1/2020).

Menurut pantauan, setelah digelar Olah TKP, pihak kepolisian juga sempat menggelar paruman (rapat) mendadak dengan prajuru desa adat serta sejumlah warga.

Intinya pihak kepolisian meminta kepada seluruh warga agar memberikan informasi terkait kondisi atau keadaan wilayah di Banjar Pinge.

Selain kondisi, warga juga dimohonkan untuk menginformasikan jika sebelumnya melihat perilaku mencurigakan seperti adanya sepeda motor yang tak dikenal, warga tak dikenal, dan hal lainnya.

Penyakit Pneumonia Mewabah di China, Cegah dengan Cara Sederhana Ini

Kecil Peluang Stadion Dipta Gianyar Terpilih Sebagai Venue Piala Dunia U - 20 Tahun 2021

Ramalan Zodiak Minggu 19 Januari 2020, Taurus Bijak Mengatur Uang, Libra Jangan Terbawa Emosi

Ketika mendapat informasi bisa langsung disampaikan ke pihak kepolisian.

"Jangan curiga dengan masyarakat sendiri, apalagi ini daerah wisata yang tentunya banyak warga luar yang keluar masuk ke Banjar Pinge ini," begitu penuturan Kapolsek Marga, AKP I Gusti Sudarma saat menggelar paruman dengan pihak prajuru desa adat serta sejumlah warga di wantilan yang letaknya di sebalah selatan Pura Dalem.

Kapolsek melanjutkan, selain memberikan informasi, pihak kepolisian juga memohon kepada para panglingsir (tokoh) di desa setempat yang mengetahui bagaimana bentuk dan rupa dari pratima, keris, dan pis bolong yang hilang tersebut agar segera disampaikan.

"Semua hal yang menyangkut nantinya bisa disampaikan untuk selanjutnya kami lakukan proses penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.(*)

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNBALI

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved