Kronologi Laka Maut di Marga Tabanan, Diduga Mabuk Made Sila Tabrak Palinggih & Tewas di Tempat

Made Sila Suardana (25) meninggal dunia di tempat kejadian setelah menabrak sebuah palinggih di jalan jurusan Petiga - Marga, Banjar Blanban

Kronologi Laka Maut di Marga Tabanan, Diduga Mabuk Made Sila Tabrak Palinggih & Tewas di Tempat
dok/ist
LOKASI KEJADIAN-  Suasana di lokasi kecelakaan lalu lintas di Banjar Blanban, Desa Petiga, Kecamatan Marga, Tabanan, Jumat (17/1/2020) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN -   I Made Sila Suardana (25) meninggal dunia di tempat kejadian setelah menabrak sebuah palinggih di jalan jurusan Petiga - Marga, Banjar Blanban, Desa Petiga, Kecamatan Marga, Tabanan, Jumat (17/1) malam.

Ia diduga mengalami cedera berat di kepala bagian belakang.

Menurut Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu I Made Budiarta, kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tersebut terjadi Jumat (17/1) sekitar pukul 22.50 Wita.

Saat itu korban dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Desa Petiga. 

Korban yang mengendarai sepeda motor nomor  polisi DK 6256 HS ini datang dari arah utara menuju selatan di Jalan Jurusan Petiga-Marga.

Diduga Made Sila tidak bisa menguasai kendaraannya saat melintas  di TKP.

Dia menabrak sebuah palinggih (tempat sembahyang) di sebelah barat jalan.

Korban meninggal dunia di tempat kejadian.

"Iya korban meninggal dunia di TKP, diduga karena luka yang dialami kemungkinan karena ada benturan," ungkap Kasatlantas Polres Tabanan, Iptu Wila Indrayani, Sabtu (18/1).

Iptu Wila menjelaskan, setelah olah TKP, polisi berkesimpulan sementara  korban diduga terpengaruh alkohol. 

Sebelumnya ia sempat minum miras dalam acara keluarga.

"Sementara diduga seperti itu," katanya.

Saat ini, kata dia, jenazah korban sudah di rumah duka di Desa Petiga untuk upacara penguburan di Setra (kuburan) Desa Adat setempat. (*) 

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved