Breaking News:

Virus Korona Asal China Menyebar sampai AS, Ahli Peringatkan Penularan saat Libur Imlek

Penyakit jenis baru yang telah membuat sakit ratusan orang dan setidaknya membunuh 6 orang di Asia

ABC
Sebuah karya seni komputer dari coronavirus, dinamai sesuai dengan corona, atau mahkota, protein permukaan (titik-titik luar) yang digunakan untuk menembus sel inang. 

"Kami yakin risiko (penularan) ke publik rendah," kata John Wiesman, sekretaris bidang kesehatan di Kota Washington, AS.

Gejala

Pasien dilaporkan sakit dalam kurun waktu empat hari setelah tiba di Amerika Serikat dan mencari perawatan setelahnya.

Berdasarkan rekam medis dan gejala yang ditimbulkan pasien, para doktor menduga pasien terkena virus korona jenis baru asal Wuhan.

Setelah mengonfirmasi adanya wabah dari Wuhan pada Senin (20/1/2020), para Dokter mengirimkan contoh hasil pemeriksaannya ke pihak CDC di Atlanta, AS.

Sementara ini, pasien dilaporkan dalam kondisi baik namun masih ditempatkan dalam ruang isolasi untuk terus dipantau kesehatan dan dicegah kemungkinan penularannya, kata pihak kesehatan.

Sebuah karya seni komputer dari coronavirus, dinamai sesuai dengan corona, atau mahkota, protein permukaan (titik-titik luar) yang digunakan untuk menembus sel inang.

Ke depannya, para penumpang pesawat dari Wuhan yang bepergian ke AS, baik penerbangan langsung maupun tidak langsung, akan diizinkan masuk setelah dilakukan proses screening di bandara di AS.

Bandara-bandara di AS yang melakukan screening medis seringnya melakukan pemeriksaan suhu dan mengidentifikasi gejala-gejala seperti batuk dan gangguan pernafasan.

Pada pekan lalu, pihak CDC memulai melakukan screening medis untuk para penumpang asal Wuhan yang tiba di Bandara Internasional John F. Kennedy di New York, Los Angeles dan di Bandara Internasional San Fransisco.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved