Breaking News:

Di Tengah Kontroversi Tol Ketapang-Gilimanuk, Banyuwangi Ternyata Sudah Mulai Bangun Tol Trans Jawa

Tol yang menghubungkan dari Probolinggo menuju ke Banyuwangi tersebut sudah memasuki pembangunan sisi tertimur.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali / Firizqi Irwan
Situasi Kapal Motor Penumpang (KMP) di Selat Bali pada Senin (1/10/2018) pukul 12.30 Wita. 

Dengan memanfaatkan tebing, rest area akan dibuat terasiring.

"Sehingga pemandangan Selat Bali benar-benar bisa dinikmati sembari beristirahat di rest area," ujarnya.

Hari juga optimistis ruas tol tersebut bakal semakin mendorong pengembangan ekonomi di kawasan timur Pulau Jawa.

“Dengan kemajuan Banyuwangi yang pesat, tol ini punya prospek yang bagus, semakin memudahkan aksesibilitas orang menuju Banyuwangi,” katanya. 

Bupati Jembrana Tolak Tol Ketapang-Gilimanuk

Ide pembangunan Tol Trans Jawa Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi) yang direncanakan tersambung dengan Tol Gilimanuk-Tabanan pada 2021 mendatang tegas ditolak oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali. 

Bupati Jembrana I Putu Artha mengaku belum mengetahui sepenuhnya rencana pembangunan tol yang akan menghubungkan Pulau Jawa dan Bali itu.

Tetapi Bupati Artha memastikan akan menolaknya.

Menurutnya pembangunan jembatan penyambung antara Ketapang-Gilimanuk tersebut menyangkut konektivitas jalur penyeberangan Banyuwangi-Gilimanuk.

"Kita pasti menolak. Itu juga bagian dari aspirasi masyarakat Bali dan sejumlah tokoh atau elemen masyarakat," kata Artha, Rabu (22/1/2020), usai menggelar jumpa pers dengan awak media di Kelurahan Batuagung, Jembrana.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved