Berita Banyuwangi

Workshop Perubahan Iklim Digelar di Banyuwangi, Unesco Libatkan Generasi Muda

Kegiatan bertajuk Youth Leadership Camp for Climate Crisis 2020 (YLCCC) tersebut diikiuti 50 generasi muda dari seluruh Indonesia

Workshop Perubahan Iklim Digelar di Banyuwangi, Unesco Libatkan Generasi Muda
Surya/Haorrahman
United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) Jakarta, bekerjasama dengan The Climate Reality Project Indonesia (TCRPI), menggelar workshop perubahan iklim di Banyuwangi. Workshop Perubahan Iklim Digelar di Banyuwangi, Unesco Libatkan Generasi Muda 

Workshop Perubahan Iklim Digelar di Banyuwangi, Unesco Libatkan Generasi Muda 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) Jakarta, bekerjasama dengan The Climate Reality Project Indonesia (TCRPI), menggelar workshop perubahan iklim di Banyuwangi.

Kegiatan bertajuk Youth Leadership Camp for Climate Crisis 2020 (YLCCC) tersebut diikiuti 50 generasi muda dari seluruh Indonesia.

Dikatakan Senior Program Specialist Unesco Hans Dencker Thulstrup, perubahan iklim adalah ancaman nyata bagi manusia. 

Namun, tingkat kesadaran masyarakat tentang perubahan tersebut masih sangat kurang, khususnya di kalangan milenial.

Padahal, mereka adalah kelompok yang akan menghadapi risiko lebih besar dari dampak perubahan iklim tersebut di masa depan.

Untuk itu, lanjut Hans, pemuda harus dibekali pengetahuan yang komprehensif tentang perubahan iklim agar mereka dapat begerak di garda depan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Atas dasar itu, Unesco menggandeng TCRPI rutin menghelat workshop perubahan iklim yang pesertanya adalah milenial.

"Jika ingin mengatasi krisis iklim dan mengamankan masa depan yang berkelanjutan, kita harus melibatkan suara pemuda agar bisa terdengar. Maka YLCC adalah ajang yang tepat untuk mewujudkan hal itu. Di sini, milenial bisa saling bertukar pendapat dan pengetahuan. Juga mendapat kesempatan untuk memperkuat keterampilan komunikasi sebagai bekal mereka dalam meningkatkan aksi iklim,” kata Hans.

“Intinya, lewat kegiatan ini kami ingin mencetak kader muda yang paham dan peduli dengan perubahan iklim,” imbuhnya.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved