Dapat Bantuan Bedah Rumah, Luh Taman Belum Mampu Lakukan Upacara Melaspas Rumah
Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Pemkot Denpasar, Luh Taman Belum Mampu Lakukan Upacara Melaspas Rumah
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Mustika juga mengatakan, dua anak Luh Taman kini putus sekolah.
Anak pertama yang sudah berusia 17 tahun dan seharusnya duduk di bangku SMA, sudah putus sekolah sejak kelas IV SD.
Sementara anak keduanya juga putus sekolah saat kelas IV SD.
"Yang kecil itu, baru kelas IV tapi sekarang tak sekolah lagi, mereka ikut ibunya saja saat bekerja. Tadi Pak Walikota juga sudah memberikan solusi entah apa namanya apa kejar paket, biar dia punya ijazah nanti biar bisa ngelamar kerja," katanya.
Sementara itu, dari koordinasi camat Denpasar Utara dan Perbekel Ubung Kaja, nantinya akan didatangkan guru seminggu dua kali ke rumahnya.
"Kalau untuk perawatan orang tuanya nanti direncanakan dengan homecare dengan mendatangkan perawat ke sini," katanya.
Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra meminta kepada bawahannya agar anak-anak tersebut tak putus sekolah.
"Ya jangan sampai mereka putus sekolah. Anak-anaknya juga harus dekonseling, kasihan mereka pasti memiliki beban psikologis melihat orang tuanya seperti ini," katanya.
Sementara untuk suami Luh Taman yang mengalami ODGJ, Rai Mantra menyarankan teman dekatnya untuk mengajak ke Rumah Berdaya Denpasar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/luh-taman-menerima-bantuan-bedah-rumah-dari-pemkot-denpasar.jpg)