Putri Kerajaan Arab Saudi Ini Tertipu Setengah Triliun di Bali, 2 Warga Gianyar Diperiksa Polisi
Berniat membeli tanah dan bangun vila di Bali, Putri Kerajaan Arab Saudi, Princess Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud justru tertipu.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ady Sucipto
”Bareskrim Polri tengah mengusut kasus penipuan tersebut,” katanya.
Tak hanya menipu sang putri Arab dalam pembangunan vila, kedua pelaku juga menawarkan sebidang tanah kepada korban seluas 1.600 meter persegi (m2) di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali.
Sang putri kemudian mengirimkan uang Rp 6 miliar kepada tersangka. ”Akan tetapi, setelah dikonfirmasi, pemilik tidak pernah menjual lahan itu,” ucap Ferdy.
Kuasa hukum Princess Lolwah di Indonesia, I Wayan Mudita mengatakan, kliennya pertama kali bertemu dengan pelaku di Malaysia.
”Dari situ ditawari investasi di Bali,” katanya.
Menurut Mudita, ketika itu korban langsung menaruh kepercayaan pada kedua pelaku.
Bahkan kedua pelaku sempat diangkat jadi direktur utama dan komisaris di perusahaan yang dikelola korban.
Princess Lolwah baru sadar dirinya ditipu pada 2018 setelah kedua pelaku menghilang.
Mudita menyebut, setelah kasus penipuan tersebut terendus, kedua pelaku tak bisa lagi dihubungi.
Kedua menghilang dan kini kedua pelaku telah menjadi buronan polisi. Mudita menyebut kedua pelaku berinisial EMC dan EAH itu merupakan ibu dan anak.
• Profil Putri Kerajaan Arab Saudi yang Tertipu Rp 512 M di Bali, Ternyata Aktivis Perempuan
• Bangun Vila Putri Kerajaan Arab Saudi di Bali, Tersangka Hanya Habiskan Rp 30 Miliar, Sisanya?
Terbengkalai
Berdasarkan penelusuran Tribun Bali, Selasa (28/1) di Banjar Sala, di banjar ini memang terdapat vila milik keluarga Raja Arab Saudi.
Satu vila berada di samping Pura Dalem dan di atas sungai Petanu.
Namun, Tribun Bali hanya menemukan satu vila, yang oleh satpam setempat disebut Vila Amrita.
Vila tersebut masih dibangun. Sejumlah pekerja tampak beraktivitas di sana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bangunan-yang-diduga-vila-kama-terbengkalai.jpg)