Putri Kerajaan Arab Saudi Ini Tertipu Setengah Triliun di Bali, 2 Warga Gianyar Diperiksa Polisi
Berniat membeli tanah dan bangun vila di Bali, Putri Kerajaan Arab Saudi, Princess Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud justru tertipu.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ady Sucipto
“Iya, ini Vila Amrita,” ujar seorang satpam.
Tak jauh dari vila tersebut, terdapat kawasan seperti rumah hantu, tepat di sempadan sungai Petanu.
Pada kawasan tersebut terlihat fondasi bangunan menyerupai akomodasi pariwisata, namun tidak terurus.
Tanaman semak yang tumbuh liar di sela-sela bangunan. Diduga kawasan ini merupakan Villa Kama. Lokasi itu masuk wilayah Banjar Laplapan, Desa Patulu Ubud.
Penjagaan kawasan Vila Amrita relatif kekat. Bahkan Tribun Bali tidak diperbolehkan mengambil gambar bagian dalam vila, meskipun dari sisi jalan.
“Maaf, tidak boleh mengambil potret vila,” ujar satpam.
Kelian Dinas Banjar Sala, I Wayan Nama membenarkan kedua vila dimaksud merupakan milik keluarga Kerajaan Saudi.
Bahkan pihaknya mengungkap penyelidikan kepolisian terkait permasalahan vila ini sudah berjalan sejak enam bulan lalu.
Aparat Polda Bali datang mengumpulkan data, dan meminta keterangan dua orang warga yang tanahnya dibeli maupun disewa untuk pembangunan vila.
“Enam bulan lalu polisi dari Polda sudah ke sini untuk mencari data. Warga sudah banyak dipanggil untuk dimintai keterangan. Di banjar saya ada dua dipanggil,” ujarnya.
Proyek pembangunannya, kata dia, berjalan sekitar tujuh atau delapan tahun lalu.
Diduga karena kerap dibongkar pasang, sehingga proyek tak kunjung selesai.
“Belakangan saya tahu ternyata di sana akan dibuat dua vila, satu Amrita yang dibuat untuk pribadi, dan satu lagi Vila Kama untuk dikomersilkan.
Tapi pembangunan tak kunjung selesai karena sering bongkar pasang.
Seingat saya sudah tiga kali. Sudah bagus, tak sampai lama dibongkar lagi dibangun lagi pakai desain baru,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bangunan-yang-diduga-vila-kama-terbengkalai.jpg)