Berita Gianyar
Tekan Penggunaan Kertas, Dispusar Gianyar Bali Perkuat Transformasi Digital
setiap perangkat daerah dituntut mampu memilah arsip yang masih diperlukan dan yang sudah dapat dimusnahkan sesuai aturan.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusar) terus memperkuat transformasi digital di bidang kearsipan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi SRIKANDI.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Selasa 14 April hingga Rabu 15 April 2026, di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Gianyar, dan diikuti oleh 129 peserta yang terdiri dari arsiparis serta pengelola arsip di lingkungan Pemkab Gianyar.
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Arsip, Ida Bagus Putu Gede Mayun, Selasa 14 April 2026 menjelaskan, bahwa Bimtek ini tidak sekadar pelatihan, tetapi menjadi langkah strategis dalam menyamakan standar pengelolaan arsip dinamis berbasis elektronik di seluruh perangkat daerah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh instansi memiliki standar yang sama dalam mengelola naskah dinas secara elektronik,” ujarnya.
Baca juga: Bimtek di Buleleng, KPK Sebut Kebanyakan Kasus Korupsi Melibatkan Pengusaha
Menurutnya, implementasi aplikasi SRIKANDI akan mempercepat proses pembuatan, pengiriman, hingga penerimaan naskah dinas secara real-time tanpa lagi terkendala jarak dan waktu.
Selain itu, seluruh arsip yang tercipta sejak awal akan langsung terdokumentasi dalam sistem, sehingga mempermudah penataan dan penelusuran arsip di masa mendatang.
“Digitalisasi arsip ini juga mampu mengurangi penggunaan kertas serta menekan biaya logistik pengiriman surat fisik antar perangkat daerah,” tambahnya.
Ia menegaskan, langkah ini juga merupakan bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018.
Bimtek tersebut menghadirkan narasumber dari Biro Umum Setda Provinsi Bali, Anak Agung Gagas Mahardika, yang memberikan pendalaman teknis penggunaan aplikasi kepada peserta.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Putu Eka Susanti, menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengelolaan arsip modern.
“Melalui sistem digital, pemberkasan arsip menjadi lebih mudah, hemat ruang penyimpanan, serta dapat secara otomatis menentukan masa retensi hingga waktu pemusnahan arsip sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Ia juga menyoroti relevansi kegiatan ini dengan rencana perpindahan perangkat daerah ke Pusat Pemerintahan (Puspem) Gianyar.
Dalam proses tersebut, setiap perangkat daerah dituntut mampu memilah arsip yang masih diperlukan dan yang sudah dapat dimusnahkan sesuai aturan.
Komitmen digitalisasi pun ditegaskan kembali melalui integrasi sistem yang sedang disiapkan pemerintah daerah.
“Melalui Bimtek kali ini, juga sekaligus menjadi komitmen mengintegrasikan aplikasi e-surat milik Pemkab Gianyar dengan aplikasi SRIKANDI untuk meningkatkan tata kelola arsip di Pemerintah Kabupaten Gianyar,” ujarnya. (*)
Kumpulan Artikel Gianyar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tekan-Penggunaan-Kertas-Dispusar-Gianyar-Bali-Perkuat-Transformasi-Digital.jpg)