Naik Pesawat di Tengah Merebaknya Virus Corona, Ini Posisi Duduk Aman untuk Kurangi Risiko Tertular

Dengan mewabahnya virus corona Wuhan di negara-negara tetangga, Anda mungkin merasa khawatir dan malas untuk naik pesawat

Naik Pesawat di Tengah Merebaknya Virus Corona, Ini Posisi Duduk Aman untuk Kurangi Risiko Tertular
AFP/HONG YOON-GI
Seorang pekerja dari layanan pembersihan menyemprotkan desinfektan di dalam gerbong kereta sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona yang berasal dari Wuhan, China, di Stasiun Kereta Api Suseo di Seoul, Korea Selatan, Jumat (24/1/2020). Hingga saat ini, sudah 12 negara di berbagai belahan Bumi yang positif mengumumkan terdampak virus corona yang dilaporkan sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China. Naik Pesawat di Tengah Merebaknya Virus Corona, Ini Posisi Duduk Aman untuk Kurangi Risiko Tertular 

Naik Pesawat di Tengah Merebaknya Virus Corona, Ini Posisi Duduk Aman untuk Kurangi Risiko Tertular

TRIBUN-BALI.COM - Dengan mewabahnya virus corona Wuhan di negara-negara tetangga, Anda mungkin merasa khawatir dan malas untuk naik pesawat.

Namun, bagaimana bila Anda harus naik pesawat untuk keperluan dinas atau acara penting lainnya?

Adakah cara untuk mencegah penularan virus corona di pesawat?

Dilansir dari National Geographic, Selasa (28/1/2020); meskipun para ahli masih belum tahu banyak tentang virus corona Wuhan yang sedang mewabah, mereka telah lama mempelajari virus corona lainnya dan penyakit-penyakit yang disebabkannya, seperti influenza.

Mereka pun menduga bahwa virus corona Wuhan memiliki metode transmisi yang sama dengan seluruh virus corona lainnya, terutama SARS.

Ketika seorang pasien yang terinfeksi virus corona bersin atau batuk, mereka melontarkan butiran air liur, ingus atau cairan tubuh lainnya.

Butiran inilah yang membawa virus corona, sehingga jika jatuh pada Anda, atau Anda tak sengaja menyentuhnya dan memegang wajah, maka Anda bisa tertular.

Lalu, jika butiran ini jatuh pada permukaan benda, ketahanan virusnya sangat bergantung pada butirannya dan permukaannya.

Sudah Lama Ada, Kenapa Virus Corona Baru Sekarang Menginfeksi Manusia?

BREAKING NEWS Hasil Lab Negatif Virus Corona, Pramugari di Tabanan Sudah Dipulangkan

Sebuah virus bisa bertahan antara hitungan jam hingga berbulan-bulan.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved