Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Waspada, Ternyata Rokok Melepaskan Racun Berbahaya, Bahkan Setelah Dimatikan

Suka Merokok ? Ternyata, Rokok Melepaskan Racun Berbahaya, Bahkan Setelah Dimatikan

Gambar oleh Free-Photos dari Pixabay
Foto ilustrasi wanita yang sedang merokok 

TRIBUN-BALI.COM - Tribunners apa kamu atau orang terdekatmu merokok ?

Rokok bukanlah hal tabu di Indonesia.

Sebagian pria di Indonesia mungkin pernah mencicipi rokok atau merokok.

Namun rokok memiliki banyak dampak negatif, terutama bagi kesehatan.

Apakah Kamu Termasuk Orang yang Sulit Menabung? Cek Tanda Ini

Soal Sayembara yang Digelar BKSDA Sulteng untuk Buaya yang Terjerat Ban, Ini Tanggapan Ahli

Ini Alasan Mengapa Berbisnis Hampir Mirip dengan Main Game,

Rokok mengandung zat-zat kimia berbahaya bagi tubuh memang bukan informasi baru.

Namun, menurut studi teranyar diketahui rokok melepaskan racun berbahaya, bahkan setelah dimatikan.

Puntung rokok yang dibuang di asbak dalam satu hari dapat menghasilkan setara 14 persen nikotin dari rokok yang terbakar.

Demikian menurut studi dari National Institute for Standards and Technology.

Racun yang dilepaskan "setelah merokok" bisa berbahaya bagi mereka yang menumpuk puntung rokok di dalam ruangan.

"Kita mungkin berpikir dengan tidak pernah merokok di mobil saat ada anak-anak, kita melindungi mereka. Tapi jika asbak di mobilmu penuh puntung rokok yang mengeluarkan bahan kimia, maka paparan tetap terjadi," kata penulis studi, Dustin Poppendieck.

Studi yang dilakukannya melacak sembilan bahan kimia dari 2.100 rokok yang secara buatan diisap dan dipadamkan, kemudian dianalisis di lingkungan berbeda berdasarkan suhu, kelembapan, kecepatan angin, dan kelembapan puntung.

Para ilmuwan menemukan, emisi dari puntung rokok dapat membuat orang terpapar dalam jumlah sekitar seperempat bahan kimia saat seseorang merokok di sekitar mereka.

"Yang mengejutkan adalah jumlah bahan kimia dari puntung rokok yang berpotensi terpapar pada kita tidak signifikan," ujar Poppendieck.

Sebagian besar zat kimia dari puntung rokok dilepaskan dalam 24 jam pertama, namun jejak nikotin bisa bertahan selama berhari-hari, menurut studi tersebut.

Para peneliti merekomendasikan agar perokok membuang puntung mereka dalam wadah tertutup, seperti toples.

"Setelah merokok akan perlahan berkurang," kata Poppendieck.

"Tapi itu tidak akan pernah menjadi nol,"lanjutnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rokok Melepas Racun Berbahaya Meski Telah Dimatikan", https://lifestyle.kompas.com/read/2020/01/31/131500020/rokok-melepas-racun-berbahaya-meski-telah-dimatikan.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved