Bukan Ular dan Kelelawar, Trenggiling Disebut Penyebar Virus Corona, Ada Mata Rantai yang Hilang?

kelelawar dan ular sempat disebut-sebut sebagai penyebar virus corona Wuhan ke manusia.

JEFRI TARIGAN, AP/nationalgeographic.com
ILUSTRASI- Pihak berwajib mendapati daging trenggiling ini sebelum tiba di tempat tujuannya,Malaysia. 

TRIBUN-BALI.COM- Riset mendalam hingga kini masih dilakukan soal penyebaran awal virus corona ke manusia.

Penelitian juga dilakukan untuk mencari vaksin antivirus tersebut dan mengantisipasi di masa depan agar tak men ular ke manusia.

Sebelumnya kelelawar dan ular sempat disebut-sebut sebagai penyebar virus corona Wuhan ke manusia.

Namun setelah melakukan investigasi lanjutan, peneliti dari China menyatakan jika trenggiling berpotensi menjadi 'tersangka' sebagai perantara virus yang telah memakan korban lebih dari 700 orang ini.

Virus Corona Masih Mengganas, Hong Kong Laporkan Seorang Bocah Terinfeksi Flu Burung

64 Penumpang Kapal Pesiar Positif Virus Corona, 78 Awak Kapal Asal Indonesia Harus Dikarantina

China Kirim Pesawat Carteran ke Bali Jemput 61 Warganya untuk Pulang, Termasuk 12 Anak-anak

Hal tersebut berdasarkan pengujian pada 1.000 sampel hewan liar.

Tim peneliti yang berasal dari South China Agricultural University menemukan jika urutan genom virus trenggiling 99 persen identik dengan yang terdapat pada pasien virus corona.

Meski begitu, hasil tersebut masih menuai kontroversi.

James Wood, kepala departemen hewan di University menyebut kalau temuan tersebut bukanlah bukti ilmiah.

"Hanya melaporkan deteksi virus berdasarkan pengurutan kesamaan 99 persen saja tidak cukup," kata Wood.

Mata rantai yang hilang

Lain halnya dengan Wood, Arnaud Fontanet dari France's Pasteur Institute menyebut jika peran trenggiling sebagai perantara itu bisa saja benar.

Banyak hewan yang bisa men ularkan virus ke spesies lain, salah satunya memang kelelawar. Namun dalam kasus ini, ia menyebut kalau virus corona tidak langsung berpindah dari kelelawar ke manusia.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa virus yang bersumber dari kelelawar tidak memiliki fitur yang diperlukan untuk menempel pada reseptor sel manusia.

Hanya saja, masih belum jelas hewan mana yang jadi perantaranya.

Per Hari Ini Korban Meninggal Virus Corona Tercatat 724 Orang, Satu Diantaranya Warga AS di Wuhan

Wabah Virus Corona, 4 Jenis Masker Ini Efektif Mencegah Infeksi Virus, Perhatian Kode dan Bahannya

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved