Guru Honorer di Bali

Langkah Mengurus NUPTK Guru Honorer dan PNS, di Buleleng 470 HonorTerancam Tak Gajian Gegara Ini

Total 470 guru honorer di Buleleng belum memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Langkah Mengurus NUPTK Guru Honorer dan PNS, di Buleleng 470 HonorTerancam Tak Gajian Gegara Ini
KOLASE TRIBUN BALI/TRIBUNNEWS
Guru honorer di Buleleng yang belum memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) terancam tidak mendapatkan gaji. Ini menyusul dikeluarkannya Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020, tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler, per tanggal 5 Februari 

Langkah Mengurus NUPTK Guru Honorer dan PNS, di Buleleng 470 HonorTerancam Tak Gajian Gegara Ini

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Total 470 guru honorer di Buleleng belum memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Akibatnya, sang pendidik terancam tidak mendapatkan gaji yang menjadi hak mereka.

Saat terbit Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020, mengatur tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler, per tanggal 5 Februari.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Made Astika dikonfirmasi Kamis (13/2/2020) mengatakan, jumlah guru honor di Buleleng sekitar 470 orang.

Made Astika menegaskan, 470 guru honorer tersebut hingga saat ini tak memiliki NUPTK.

Selama ini, lanjutnya guru honorer mendapat gaji dari dana BOS.

Namun kini, Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 mengatur bahwa dana BOS hanya bisa digunakan untuk menggaji guru honorer yang sudah memiliki NUPTK, tercatat dalam data pokok pendidikan (Dapodik) serta belum memiliki sertifikasi pendidik.

Lalu bagaimana sebetulnya untuk mengurus NUPT, Apakah sulit?

NUPTK terdiri dari 16 angka yang bersifat unik dan tetap.

Halaman
1234
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved