Anak Suka Berbohong ? Ini Cara Mengatasinya, Jelaskan tentang Kebenaran vs Kebohongan

Jika anak-anak sering berbohong, itu akan menjadi tantangan orangtua untuk mengatasinya. Orangtua harus terlebih dahulu menganalisis

Anak Suka Berbohong ? Ini Cara Mengatasinya, Jelaskan tentang Kebenaran vs Kebohongan
Gambar oleh han wang dari Pixabay
Foto ilustrasi anak perempuan dengan rambut sebahu 

TRIBUN-BALI.COM - Tribunners, apa kamu pernah memperhatikan anak-anak ?

Anak-anak merupakan peniru yang hebat.

Jika ia memiliki orangtua yang sering marah-marah, ia pun terkadang akan meniru dan memunculkan sikap seperti itu.

Namun ada juga anak-anak yang sudah bisa berbohong sejak kecil untuk menutupi kesalahannya.

4 Gangguan Menstruasi dan Pengaruhnya pada Kesuburan Wanita

Lawan Isu Virus Corona, Ini yang Dilakukan Perhotelan

Korem 163/Wira Satya Gelar Upacara Penjamasan Duaja, Mantapkan Semangat Pengabdian Untuk Bali

Anak-anak sering berbohong, karena sebenarnya mereka tidak tahu perbedaan antara kebenaran dan kebohongan.

Anak- anak berbohong untuk menyembunyikan suatu kesalahan yang telah mereka lakukan dan untuk menghindari konsekuensi negatif.

Mereka mungkin berbohong kepada orang dewasa sesuai dengan situasi mereka, misalnya, jika anak-anak ingin bermain, mereka berbohong sudah menyelesaikan pekerjaan rumah.

Sebagai orangtua, kita harus membuat anak-anak menyadari bahwa berbohong adalah kebiasaan buruk dan itu akan membuat mereka kesulitan.

Orangtua perlu menghabiskan waktu bersama anak-anak dan mencoba menjelaskan pentingnya kejujuran, serta menjadikannya peraturan keluarga.

Jika anak-anak sering berbohong, itu akan menjadi tantangan orangtua untuk mengatasinya.

Halaman
1234
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved