Kobaran Api Setinggi Pohon Kelapa, Damkar Klungkung Berjibaku Padamkan Kebakaran Rimbunan Bambu

Warga dikagetkan dengan kebakaran rimbunan pohon bambu di kawasan Rumah Dinas Pemkab Klungkung

Kobaran Api Setinggi Pohon Kelapa, Damkar Klungkung Berjibaku Padamkan Kebakaran Rimbunan Bambu
Damkar Klungkung
Petugas Damkar Klungkung memadamkan api yang menghanguskan rimbunan pohon bambu, di kawasan Rumah Dinas Pemkab Klungkung, di Jalan Untung Surapati, Semarapura, Klungkung, Bali, Minggu (16/2/2020). Kobaran Api Setinggi Pohon Kelapa, Damkar Klungkung Berjibaku Padamkan Kebakaran Rimbunan Bambu 

Kobaran Api Setinggi Pohon Kelapa, Damkar Klungkung Berjibaku Padamkan Kebakaran Rimbunan Bambu

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Warga dikagetkan dengan kebakaran rimbunan pohon bambu di kawasan Rumah Dinas Pemkab Klungkung, di Jalan Untung Surapati, Semarapura, Klungkung, Bali, Minggu (16/2/2020).

Api yang membakar rimbunan bambu ini, bahkan sampai setinggi pohon kelapa sekitar 10 meter.

"Yang terbakar itu rimbunan pohon bambu, tapi apinya sangat tinggi. Bahkan api sampai setinggi pohon kelapa di sekitarnya," ungkap Kasatpol PP dan Damkar Klungkung I Putu Suarta.

Pelayanan BDIC RS Kasih Ibu Denpasar Lebih Komprehensif dengan Dokter Sub Spesialis Gigi

Saat Beraksi di Jalan Mahendradatta, Gusti Putu Alit Dipatuk Ular, Borgol Dipasang di RS Wangaya

Ia menjelaskan, kejadian itu bermula dari warga yang bersih-bersih dan membakar rimbunan bambu kering.

Namun api tiba-tiba membesar dan berkobar tinggi.

"Warga khawatir bara api berterbangan dan membakar rumah maupun bangunan merajan warga yang terbuat dari ijuk," ungkap Putu Suarta.

Jelang Galungan, Pembeli Malas Tawar Menawar di Pasar, Serbu Kios Buah yang Lebih Praktis

Permintaan Toko Oleh-Oleh Turun Drastis, Usaha Dodol Buah di Klungkung Terdampak Virus Corona

Untuk memadamkan api, Damkar Klungkung mengerahkan 3 armada dan personel 15 orang.

Api berhasil dipadamkan kurang lebih selama 30 menit.

"Api bisa kami padamkan setengah jam. Beruntung api tidak merembet sampai ke perumahan warga. Kami imbau bagi warga, untuk tidak sembarangan membakar sampah, pepohonan atau belukar kering, karena rawan menyebabkan kebakaran," jelas Putu Suarta.

(*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved