Bentuk Satgas Anti Mafia Bola, Polda Bali Siap Mengawasi dan Monitoring Liga 1 Indonesia

Dit Reskrimum Polda Bali siapkan Tim Satuan Tugas Anti Mafia Bola Jilid III untuk menangani kasus anti mafia bola Liga 1 Indonesia musim 2020-2021,

Bentuk Satgas Anti Mafia Bola, Polda Bali Siap Mengawasi dan Monitoring Liga 1 Indonesia
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Dir Reskrimum Polda Bali bersama KONI Bali, Asprov PSSI Bali dan Assisten Manager Bali United mengadakan konferensi pers mengenai Satgas Anti Mafia Bola di Liga 1 Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam menangani kasus anti mafia bola Liga 1 Indonesia musim 2020-2021, Dit Reskrimum Polda Bali siapkan Tim Satuan Tugas Anti Mafia Bola Jilid III.

Bertempat di ruang depan Dit Reskrimum Polda Bali hari ini Jumat (21/2/2020), Dir Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan.

Didampingi Sekertaris Umum KONI Bali Oka Darmawan, Asprov PSSI Bali Ketut Suardana dan Manager Operasional Bali United, Budi Lesmana.

Tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola dari Polda Bali, PSSI dan KONI fokus mengawasi serta memonitoring adanya pelanggaran yang melawan hukum berkedok pertandingan bola.

5 Pembersih Wajah Alami yang Bisa Dibuat di Rumah

Ilmuwan di China Berhasil Temukan Obat Virus Corona & Jenisnya Sama dengan Obat di Indonesia Ini

Penyiar Radio Dianiaya Mantan Pacar, Berawal Dari Tagih Utang Rp 10 Juta Saat Itu Juga Aku Putus

"Kami menyampaikan bahwa Polda Bali membentuk satgas anti mafia bola, dimana hari ini kita mengadakan rapat koordinasi dengan KONI Bali, Asprov PSSI Bali dan Assisten Manager Bali United," ujarnya.

"Terbentuknya satgas anti mafia bola ini untuk mengawasi dan memonitoring setiap pertandingan sepak bola yang akan digelar ditahun 2020-2021 ini. Dimana wilayah kita menjadi tuan rumah dari klub Bali United dilaga pembuka Liga 1 Indonesia," lanjut Kombes Pol Andi Fairan.

Lebih lanjut dikatakan Dir Reskrimum Kombes Pol Andi Fairan yang juga Ketua Satgas Anti Mafia Bola Liga 1 Indonesia wilayah Bali.

Mengharapkan dengan adanya Tim Satgas ini, persepakbolaan Indonesia khususnya Bali tetap bersih, bermartabat dan berprestasi menuju Indonesia yang semakin maju.

"Pada saat penyelenggaraan pertandingan, Tim Satgas ini selain mengamankan, kita meminta informasi, pendampingan terutama pada wasit yang akan memimpin kemudian berkoordinasi dengan pelatih dari masing-masing klub dan manajemen yang akan bertanding, bahkan para supporter," tambahnya.

Dit Reskrimum Polda Bali juga membuka pengaduan dari pemerhati sepak bola, jika pemerhati sepak bola ini melihat pertandingan secara kasat mata ada unsur permainan (mafia bola).

Para pemerhati sepak bola bisa menyampaikan pesan ke call center Satgas Wil Anti Mafia Bola di nomor 081916701972 sehingga jika ada pengaduan pihaknya akan menindak lanjuti.

"Liha 1 Indonesia akan di mulai pada 1 Maret 2020, yang mempertemukan Bali United dan Persita Tanggerang. Jika ada pengaduan pihaknya akan menindak lanjuti," tutupnya.(*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved