Kematian Babi Mendadak Terjadi di Desa Dausa Kintamani, Diduga Karena ASF

Kasus kematian babi secara mendadak diduga suspek ASF, nyatanya juga ditemukan di wilayah Bangli

Kematian Babi Mendadak Terjadi di Desa Dausa Kintamani, Diduga Karena ASF
Istimewa
Salah satu ternak babi milik Eka yang mati diduga akibat virus ASF 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Kasus kematian babi secara mendadak diduga suspek ASF, nyatanya juga ditemukan di wilayah Bangli, Bali.

Para peternak sejatinya sudah berupaya melapor.

Meski demikian belum ada tindak lanjut dari pihak dinas.

Kematian babi mendadak terjadi di wilayah Desa Dausa, Kintamani.

BREAKING NEWS! Pura-pura Beli Minuman, Pria asal Malang Embat HP Pemilik Dagang Sate di Ubud

Kenaikan Tiket Masuk Tanah Lot Ditunda, Kondisi Kunjungan Turun 30 Persen Karena Dampak Virus Corona

Hujan Dan Angin Kencang Semalaman, Satu Keluarga Tewas Tertimpa Tembok Kamar Saat Tidur

Salah satu peternak babi sekitar, I Putu Eka Adiana Putra menjelaskan musibah tersebut pertama kali menimpa tetangganya.

Dimana 16 ekor babi yang dipelihara di satu kandang, seluruhnya mengalami kematian mendadak.

“Awalnya diakibatkan pemotongan babi sakit yang dibeli di daerah Denpasar,” katanya.

Eka mengatakan, musibah itu terjadi pada awal bulan Februari.

Dari grup pengusaha babi, pihaknya mengaku telah disarankan untuk melakukan biosecurity dengan cara penyemprotan desinfektan dua kali sehari.

Eka mengaku sempat merasa tenang lantaran telah melakukan apa yang disarankan.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved